Rontok! Harga Bitcoin Sudah Nyungsep ke Rp 644 Juta

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 10:10 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Ilustrasi/Foto: Getty Images
Jakarta -

Harga bitcoin pagi ini sudah menyentuh level US$ 45.050 atau sekitar Rp 644 juta. Angka tersebut tercatat naik 0,8% dalam 24 jam terakhir.

Demikian dikutip dari Coindesk, Selasa (18/5/2021). Dalam 24 jam terakhir, bitcoin diperdagangkan hingga US$ 84 miliar dengan kapitalisasi pasar US$ 843 miliar.

Dilihat dari grafiknya, harga bitcoin dalam sepekan terakhir terpantau terus turun. Sejak pernyataan Elon Musk soal Tesla yang tak menerima lagi transaksi bitcoin, harga mata uang kripto terpopuler tersebut terjun bebas dari level US$ 60 ribuan.

Imbal hasil bitcoin pun menyusut dari yang tadinya melonjak hingga lebih dari 100% sejak awal tahun, kini hanya 54%. Untuk diketahui, harga bitcoin tertinggi sepanjang masa ada di level US$ 64.829.

Namun demikian, meski harga sejumlah mata uang kripto menyusut dalam sepekan terakhir, pagi ini harganya mulai kembali rebound. Terpantau harga bitcoin, ethereum, dogecoin, dan XRP pagi ini hijau.

Berikut harga 5 kripto terpopuler pagi ini:

  • Bitcoin US$ 44.999
  • Ethereum US$ 3.398
  • XRP US 1,52
  • Stellar US$ 0,65
  • Cardano US$ 2,08
(eds/eds)