Konferensi Bitcoin Jadi Bencana! Peserta Masuk Klaster Baru COVID-19

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 11 Jun 2021 10:32 WIB
Penambangan Bitcoin
Foto: Next Shark
Jakarta -

Sejumlah peserta Konferensi Bitcoin pada akhir pekan lalu dilaporkan positif COVID-19 seusai acara. Konferensi Bitcoin 2021 ini diadakan selama tiga hari pada akhir pekan lalu di pusat konvensi Mana Wynwood di distrik seni dan hiburan Miami, Amerika Serikat (AS).

Melansir CNBC, Jumat (11/6/2021), selama tiga hari konferensi berlangsung, dilaporkan setidaknya terdapat 12.000 peserta dari berbagai wilayah memadati auditorium tersebut. Bitcoin 2021 merupakan konferensi besar pertama sejak pandemi dimulai.

Meski menjadi konferensi besar pertama setelah pandemi, selama konferensi berlangsung, tidak ada himbauan ataupun penerapan protokol kesehatan yang berlaku. Tidak ada himbauan untuk mengenakan masker, tidak ada himbauan untuk menjaga jarak dan tidak ada bukti persyaratan vaksinasi bagi peserta untuk hadir.

Pada akhirnya, seusai acara sejumlah peserta konferensi Bitcoin mengatakan melalui akun sosial media Twitter bahwa mereka telah dites positif terkena virus corona.

Hingga saat ini masih belum jelas jumlah pasti peserta yang terkena dampak. Terlebih lagi sebagian besar peserta tidak berasal dari Miami, sehingga jumlah pasti peserta yang terdampak covid selama acara sulit untuk dideteksi.

Sebagai informasi pada hari Selasa (8/6/2021), Pemerintah Negara Bagian Florida mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi melaporkan kasus dan kematian Covid setiap hari karena jumlah vaksinasi meningkat. Pemerintah Negara Bagian Florida beranggapan kalau mereka sudah mulai bergeser ke "fase berikutnya" dari pandemi.

Pemerintah Negara Bagian Florida melaporkan rata-rata delapan kasus baru per 100.000 penduduk selama seminggu terakhir, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, jauh di bawah puncak pandemi dengan rata-rata 84 per 100.000.

(fdl/fdl)