Potensi Kripto di RI Cerah, Pedagang-Investor Harus Taat Aturan

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 04 Jul 2021 07:01 WIB
SALT LAKE CITY, UT - APRIL 26: A pile of Bitcoins are shown here after Software engineer Mike Caldwell minted them in his shop on April 26, 2013 in Sandy, Utah. Bitcoin is an experimental digital currency used over the Internet that is gaining in popularity worldwide. (Photo by George Frey/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Potensi perdagangan uang kripto atau cryptocurrency di Indonesia dinilai menjanjikan. Oleh sebab itu, potensi ini perlu diatur dan dikelola dengan baik.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, Indonesia akan segera memiliki bursa kripto. Dia berharap, perusahaan penyedia kripto dan masyarakat semakin teredukasi dan paham aturan aturan mengenai komoditas ini.

"Kita harus pastikan bahwa perusahaan dan pelaku crypto mematuhi aturan keuangan dan perdagangan di Indonesia, bukan sebaliknya," ujar Jerry dalam keterangannya, Minggu (4/7/2021).

Hal tersebut dikatakan Jerry di acara diskusi Balitbang Golkar mengenai urgensi pengelolaan perdagangan crypto di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Jerry untuk menjawab kekhawatiran peserta mengenai dampak negatif perusahaan crypto trans-nasional ditolak oleh beberapa negara.

Menurut Jerry Indonesia perlu mengambil sikap agar tidak gagap dengan transformasi crypto. Dengan begitu Indonesia bisa memaksimalkan potensi positifnya dan mengelola dampak sampingannya.

Jerry sebelumnya mengatakan bahwa potensi perdagangan kripto di Indonesia mencapai RPp 1,7 triliun per hari. Dia menegaskan kripto adalah komoditas, bukan mata uang.

"Kami juga pastikan kalau ini kripto adalah komoditas. Bukan mata uang, banyak mispersepsi di masyarakat kripto jadi mata uang, sesuai UU, mata uang hanya rupiah," ujarnya.

(zlf/zlf)