UMKM Bisa Cari Modal Tanpa Perlu Terjebak Pinjol Ilegal, Begini Caranya

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 19 Jul 2021 20:45 WIB
Hustle Culture
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Jakarta -

Platform Peer-to-Peer Lending (P2PL) atau layanan pinjaman, Restock.ID yang berfokus kepada UMKM telah kantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Izin itu sudah tersalin dalam keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-52/D.05/2021 tanggal 2 Juni 2021.

Co-Founder & CEO Restock.ID Tiar N Karbala, mengatakan sejalan dengan izin OJK, pihaknya akan menjawab kepercayaan tersebut dengan berusaha untuk menjadi platform fintech yang berfokus UMKM dan terus tumbuh sesuai dengan kebutuhan klien.

"Di saat dimana kebutuhan finansial pengusaha sangatlah beragam, Restock.ID berkomitmen untuk mengembangkan produk keuangan terbaik bagi klien di seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangannya, Senin (19/7/2021).

Tiar mengatakan, perusahaan juga memiliki misi dalam melakukan optimalisasi data dan teknologi. Sehingga bisa memberikan akses pembiayaan lebih cepat, mudah dan terjangkau bagi para pelaku usaha modern.

"Dengan membangun sistem pembiayaan digital yang berorientasi kepada end-user dan juga closed-loop, kami ingin memberikan sebuah alternatif fasilitas kredit non-predatory yang mudah diakses oleh borrower dengan memberikan jaminan berbentuk inventori. Sehingga, di sisi lain juga memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih bagi para lender," lanjutnya.

Tiar mengklaim sejumlah klien UKM Restock.ID sukses meningkatkan penjualan hingga 8 kali lipat sepanjang tahun 2020, dan akan tetap memastikan perusahaan berjalan sesuai dengan arahan dan petunjuk sebagaimana diatur dalam POJK 77 tahun 2016.

"Pada 2021 ini, Restock akan melakukan pengembangan usaha yang ditujukan untuk membangun sistem penilaian kredit berbasis Machine Learning dan Artificial Intelligence (AI) untuk mempercepat proses go to market dalam menjaring UKM-UKM potensial di Indonesia," ucapnya.

Sebagai informasi, Restock.ID telah menyalurkan lebih dari Rp 370 miliar atau mengalami peningkatan hingga 2700% sejak Desember 2019 kepada lebih dari 80 UKM di Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Tingkat recurring borrower Restock.ID mencapai 60%, tingkat pengembalian atau return kepada lender rata-rata di 20% per tahun, dan tingkat keberhasilan bayar (TKB) masih terjaga di level 100%.

(dna/dna)