Lebarkan Sayap, PayPal Mulai Buka Toko Kripto di Inggris

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 23 Agu 2021 08:44 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 25: In this photo illustration of the litecoin, ripple and ethereum cryptocurrency altcoins sit arranged for a photograph beside a smartphone displaying the current price chart for ethereum on April 25, 2018 in London, England. Cryptocurrency markets began to recover this month following a massive crash during the first quarter of 2018, seeing more than $550 billion wiped from the total market capitalisation. (Photo by Jack Taylor/Getty Images)
Lebarkan Sayap, PayPal Mulai Buka Toko Kripto di Inggris
Jakarta -

PayPal meluncurkan layanan cryptocurrency di Inggris. Raksasa pembayaran online asal Amerika Serikat (AS) menyatakan akan melayani pelanggan Inggris untuk membeli, menahan, dan menjual mata uang digital mulai minggu ini.

Hal ini menandai ekspansi internasional pertama dari produk kripto PayPal sejak pertama kali diluncurkan di AS pada Oktober tahun lalu.

"Ini berjalan sangat baik di AS. Kami berharap itu akan berhasil di Inggris," kata Manajer umum PayPal untuk blockchain, crypto, dan mata uang digital, Jose Fernandez da Ponte dilansir dari CNBC, Senin (23/8/2021).

PayPal sendiri memiliki fitur kripto yang memungkinkan pelanggan membeli atau menjual bitcoin, bitcoin cash, ethereum atau litecoin hanya dengan 1 pound sterling. Pengguna juga dapat melacak harga kripto secara real-time, dan menemukan konten edukasi di pasar.

Seperti produk versi AS, PayPal mengandalkan Paxos, perusahaan mata uang digital yang diatur di New York, untuk memungkinkan pembelian dan penjualan crypto di Inggris. PayPal mengatakan telah terlibat dengan regulator Inggris yang relevan untuk meluncurkan layanan tersebut.

Layanan kripto PayPal mirip dengan layanan dari perusahaan fintech Inggris Revolut. Seperti halnya Revolut, pengguna PayPal tidak dapat memindahkan kepemilikan crypto mereka di luar aplikasi. Meskipun Revolut baru-baru ini mulai menguji fitur yang memungkinkan pengguna menarik bitcoin ke dompet pribadi mereka.

PayPal mengatakan terjunnya ke crypto adalah tentang mempermudah orang untuk berpartisipasi di pasar. "Token dan koin telah ada untuk sementara waktu tetapi Anda harus menjadi pengguna yang relatif canggih untuk dapat mengaksesnya," kata da Ponte.

Mereka sendiri adalah salah satu dari banyak perusahaan keuangan besar yang terjun ke dunia cryptocurrency. Terlepas dari kekhawatiran berkelanjutan tentang volatilitas harga, perlindungan konsumen, dan potensi pencucian uang di industri ini, perusahaan besar termasuk Mastercard, Tesla, dan Facebook belakangan ini juga mulai berkecimpung dengan kripto.

Peluncuran layanan kripto PayPal di Inggris juga datang ketika regulator menjadi semakin waspada terhadap kebangkitan mata uang digital. Pada bulan Juni, FCA telah melarang anak perusahaan Binance beroperasi. Alasannya karena gagal memenuhi persyaratan pencucian uang.

(das/fdl)