Kini Kuba Izinkan Penggunaan Bitcoin cs

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 31 Agu 2021 09:01 WIB
A bitcoin (virtual currency) coin placed on Dollar banknotes, next to computer keyboard, is seen in this illustration picture, November 6, 2017. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Foto: Reuters
Jakarta -

Kuba akan mengakui dan mengatur mata uang kripto seperti bitcoin untuk pembayaran yang sah. Hal itu dilakukan dengan alasan kepentingan sosial dan ekonomi.

Dilansir dari CNBC, Selasa (31/8/2021), dalam lembaran negara yang diterbitkan Kamis pekan lalu, Bank Sentral Kuba akan menerapkan aturan baru tentang mata uang kripto. Langkah ini dapat membantu negara untuk menghindari sanksi Amerika Serikat (AS).

"Bersejarah bahwa mereka menyetujuinya," kata Analis Data Fintech yang berbasis di London, Boaz Sobrado.

Pengumuman itu muncul ketika semakin sulitnya orang untuk mengirim dan menggunakan dolar AS di negara itu, sebagian karena aturan embargo yang diperketat yang diberlakukan di bawah mantan presiden AS Donald Trump dan dilanjutkan oleh Presiden Joe Biden.

Proses pemasukan dan pengeluaran uang ke dalam dan luar negeri semakin diperumit dengan adanya pandemi COVID-19. Kebutuhan uang tunai yang mendesak itu, dinilai membantu memicu peningkatan adopsi kripto di Kuba.

"Ada semacam ceruk sektor orang yang telah beralih ke cryptocurrency," kata Seorang Ahli, Tankha.

Dia memuji komunitas kripto yang berkembang di Kuba, serta fakta bahwa ada lebih banyak orang yang memiliki smartphone dan konektivitas 3G. Mata uang lokal yang lemah juga faktor kemungkinan berkontribusi terhadap daya tarik bitcoin.

"Jika Anda seorang pengembang perangkat lunak, atau jika Anda seorang seniman NFT, Anda sebenarnya bisa dibayar melalui cryptocurrency untuk pekerjaan Anda dan saya pikir di situlah potensi sebenarnya. Ini membuka ekonomi baru bagi Kuba untuk berpartisipasi," kata Tankha.

Fotografer Gabriel Guerra Bianchini melakukan hal itu. Dia yang berbasis di Havana adalah salah satu seniman pertama di Kuba yang masuk ke dunia token non-fungible atau NFT.

"Karya pertama saya terjual dalam enam hari seharga 1,6 ethereum. Ini lebih besar dari sekadar menghasilkan uang," ujarnya.

(aid/zlf)