Era Kehancuran Bitcoin, Benarkah Akan Tiba?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 17 Sep 2021 10:32 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 25: In this photo illustration of the litecoin, ripple and ethereum cryptocurrency altcoins sit arranged for a photograph beside a smartphone displaying the current price chart for ethereum on April 25, 2018 in London, England. Cryptocurrency markets began to recover this month following a massive crash during the first quarter of 2018, seeing more than $550 billion wiped from the total market capitalisation. (Photo by Jack Taylor/Getty Images)
Era Kehancuran Bitcoin, Benarkah Akan Tiba?

Menurutnya, tidak ada nilai intrinsik di mata uang kripto jenis apapun kecuali bahwa jumlahnya terbatas. Untuk saat ini, dia menyarankan agar orang berinvestasi pada aset lain seperti emas ketimbang uang kripto karena berisiko.

Namun demikian tentu ramalan atau prediksi itu belum tentu benar. Seperti diberitakan, banyak orang berpengaruh meyakini Bitcoin dan mata uang kripto lain adalah masa depan sistem keuangan.

Beberapa sosok berpengaruh menilai mata uang kripto adalah masa depan keuangan. Salah satunya CEO Twitter Jack Dorsey yang merupakan salah satu penggiat Bitcoin ternama di dunia.

Selain itu ada negara sudah resmi mendukung Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah yaitu El Salvador. Tidak berhenti di sana, saat ini ada negara lain yang juga akan melegalkan Bitcoin.

Diberitakan bahwa Ukraina menjadi negara selanjutnya yang melegalkan mata uang kripto Bitcoin Cs. Parlemen Ukraina baru saja meneken UU Aset Virtual yang di dalamnya memiliki pengaturan soal legalisasi aset kripto.


(fdl/fdl)