Apa Itu Shiba Inu Coin yang Meroket Berhari-hari? Ini Penjelasannya

Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 07 Okt 2021 13:31 WIB
Shiba Inu
Foto: Twitter Elon Musk
Jakarta -

Belakangan ini mata uang kripto Shiba Inu Coin semakin populer. Mata uang kripto yang merupakan saingan Bitcoin dan Dogecoin ini harganya mulai melambung usai cuitan Elon Musk di Twitter.

Melansir dari Bloomberg, Kamis (7/10/2021), cryptocurrency Shiba Inu ini sekarang telah menjadi kripto yang terbesar ke-20 di dunia berdasarkan nilai pasar. Nilai mata uang kripto ini telah meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam seminggu terakhir, sebagian didorong oleh tweet terbaru Elon Musk tentang anak anjingnya sendiri.

Shiba Inu (SHIB) coin yang ditandai dengan tagar #SHIB mendadak trending di Twitter usai Elon Musk mengunggah foto anjing Shiba Inu di akun Twitter @elonmusk. Cuitan Elon Musk yang menampilkan anjing Shiba Inu tersebut turut memengaruhi lonjakan SHIB lebih dari 90 persen dalam kurun 24 jam dalam kurun waktu 24 jam.

Lantas, sebenarnya apa sih Shiba Inu Coin ini?

Shiba Inu coin didirikan oleh seorang anonim bernama Ryoshi tahun lalu. Menurut situs web koin tersebut menyebutnya sebagai token meme terdesentralisasi yang berkembang menjadi ekosistem yang dinamis.

Melansir dari laman resminya, shibatoken.com, Token Shiba Inu merupakan mata uang dasar yang memungkinkan investor menyimpan jutaan, miliaran, atau bahkan triliunan di dompet mereka. Shiba Inu diakui secara internasional dan utilitasnya yang sah, sehingga SHIB akan terus memperluas jangkauannya.

Sesuai namanya, maskot koin adalah anjing asal Jepang, Shiba Inu, yang juga mewakili Dogecoin. Inilah yang menyebabkan Shiba Inu dijuluki sebagai "Pembunuh Dogecoin"

Sang pendiri, Ryoshi, mengunci 50 persen di Uniswap dan memberikan separuhnya ke salah satu pendiri Ethereum bernama Vitalik Buterin.

Kemudian, Vitalik menggunakan SHIB sebagai donasi kripto terbesar dalam sejarah untuk menanggulangi Covid-19 yang menyebar dengan ganas di India beberapa waktu lalu.

"Untuk membantu membalikkan penyebaran Covid-19 yang menghancurkan di India, VB (Vitalik Buterin) telah menggunakan SHIB dalam donasi crypto terbesar dalam sejarah, dan kemudian benar-benar membakar 40% dari total pasokannya ke dompet mati, memastikan kesuksesan dan stabilitas jangka panjang kami," tulis website tersebut.



Simak Video "Misi Elon Musk Bawa 'Dogecoin' ke Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)