Mengenal Lebih Jauh Cryptocurrency, Newbie Wajib Tahu!

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Sabtu, 09 Okt 2021 19:14 WIB
Bitcoin
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Cryptocurrency atau mata uang kripto menjadi salah satu instrumen investasi yang sedang naik daun di kalangan milenial. Buat Anda yang baru mau menanam modal, kenali dulu apa itu kripto dan apa saja jenis mata uang kripto yang bisa diinvestasikan.

Melansir Investopedia, cryptocurrency adalah sebuah mata uang digital atau virtual yang dijamin oleh cryptography. Dengan adanya cryptography, mata uang digital ini menjadi hampir tidak mungkin dipalsukan. Adapun pencatatan semua transaksi yang dilakukan tersimpan pada blockchain. Blockchain ini tersebar luas antara satu komputer dengan komputer lain dan terkoneksi di dalam satu jaringan yang tersebar luas sehingga tidak terpusat pada satu tempat, atau dikenal dengan istilah desentralisasi.

Dengan kata lain, cryptocurrency adalah mata uang digital yang dapat digunakan untuk transaksi antarpengguna tanpa perlu melewati pihak ketiga. Selain menggunakannya sebagai alat transaksi, banyak pengguna yang memanfaatkan cryptocurrency sebagai instrumen investasi. Hal ini disebabkan oleh naik turunnya nilai cryptocurrency. Semakin banyak orang yang percaya pada cryptocurrency, maka nilainya akan semakin tinggi.

Mekanisme Transaksi Kripto

Transaksi mata uang kripto berjalan melalui mekanisme sistem blockchain. Blockchain adalah buku besar digital yang menyimpan data-data digital, seperti aktivitas transaksi kripto. Salah satu keuntungan Blockchain adalah informasi di dalamnya tidak bisa benar-benar diubah setelah dicatat. Terdapat catatan permanen yang membuat transaksi nyaris tidak mungkin dimanipulasi.

Awalnya pembuat blockchain mendesainnya sebagai buku besar publik, namun saat ini blockchain juga bisa dikendalikan oleh perusahaan atau grup tertentu. Bedanya, blockchain milik perusahaan atau grup disimpan dalam sejumlah komputer yang lebih sedikit dan tidak memberikan proteksi yang sama.

Meski disebut sebagai mata uang digital, kripto kini dipersepsikan sebagai kepingan emas digital. Oleh sebab itu, muncul istilah tambang kripto yang merujuk pada aktivitas pengumpulan Bitcoin dengan cara memecahkan kode matematika yang kompleks dari sumber-sumber penghasil kripto atau disebut pool mining.

Jenis-jenis Mata Uang Kripto untuk Investasi di Indonesia

Ada banyak jenis mata uang kripto yang bisa dibelanjakan. Berikut 3 jenis mata uang kripto yang bisa Anda jadikan instrumen investasi.

1. Bitcoin

Nomor 1 yang paling populer tentu saja Bitcoin. Ini merupakan mata uang kripto dengan nilai paling tinggi di dunia. Per Rabu (6/10), nilai Bitcoin di Indonesia mencapai Rp 730, 850 juta per kepingnya.

2. Ethereum

Seperti mata uang kripto lainnya, Ethereum juga berjalan dengan mekanisme blockchain. Bedanya, Ethereum menggunakan konsep bernama kontrak pintar.

kontrak pintar ditulis dengan kode pada blockchain. Saat persyaratan kerja sama dipenuhi antarkedua pihak yang bertransaksi, maka transaksi akan langsung dieksekusi. Nilai per keeping Ethereum saat ini sebesar Rp 49,754 juta.

3. Bitcoin Cash

Bitcoin Cash merupakan pecahan dari Bitcoin. Banyak orang yang beranggapan Bitcoin Cash alternatif yang lebih cepat dan terjangkau untuk diperoleh ketimbang Bitcoin yang harganya sangat tinggi. Nilai per keping Bitcoin Cash saat ini di kisaran Rp 8,442 juta.

Di Indonesia, aset kripto yang dikategorikan sebagai emas digial telah mendapatkan legalitas hukum melalui Peraturan Badan Pengawasan Perdagangan Komoditi (Bappebti). Berdasarkan Pertaturan Bappebti Tahun 2020, sebanyak 229 aset kripto, termasuk tiga nama di atas dinyatakan legal untuk diperjualbelikan. Hanya saja, aset kripto hanya diperuntukkan sebagai sarana investasi bukan menjadi nilai tukar yang sah.

Setelah mengenal apa itu cryptocurrency dan jenis-jenisnya, Anda bisa langsung berinvestasi kripto. Untuk memudahkan investasi, Anda bisa mempercayakan Luno Indonesia, platform digital yang menyediakan akses untuk mempermudah dalam mendapatkan aset kripto secara instan tanpa biaya tersembunyi, cukup dengan biaya rendah, yakni 0,75%. Misalnya jika Anda membeli Bitcoin senilai Rp 25 ribu, maka biaya adminnya tidak sampai Rp 200.

Luno Indonesia juga sudah mengantongi izin Bappebti. Jadi Anda tidak perlu khawatir karena Luno Indonesia dijamin aman dan terpercaya. Di samping itu, Luno Indonesia juga memiliki pilihan pembayaran yang beragam untuk mempermudah Anda dalam melakukan deposit maupun penarikan dengan cepat. Anda juga bisa mengatur pembelian Bitcoin secara otomatis. Caranya mudah yaitu dengan mengaktifkan fitur Repeat Buy di aplikasi Luno Indonesia.



Simak Video "Sejuta Cara Pemerintah China Bikin Bitcoin Babak Belur"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ara)