Robot Trading MarkAI Pakai Kurs Rp 15.500, Padahal Sekarang Rp 14.000-an

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 11:13 WIB
Ilustrasi Dolar AS
Robot Trading MarkAI Pakai Kurs Rp 15.500, Padahal Sekarang Rp 14.000-an
Jakarta -

Robot Trading MarkAI sedang ramai diperbincangkan. Hal ini karena banyak member yang merasa ditipu dan tidak bisa melakukan penarikan dana.

Sejumlah member juga sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Kerugian diproyeksi mencapai ratusan miliar.

Dikutip dari tabel rencana keuangan MarkAI disebutkan jika ada beberapa tipe investasi yang bisa dipakai oleh para member. Mulai dari harga yang paling murah sampai harga yang paling mahal.

Harga atau modal tersebut untuk menyewa robot trading. Nah semakin besar modal yang disetorkan, maka semakin besar pula keuntungan yang akan didapatkan oleh para member.

Tapi dalam tabel rencana tersebut, Mark Ai menggunakan nilai kurs yang berbeda dengan yang ada di pasaran. Misalnya US$ 1 di MarkAI sama dengan Rp 15.500.

Padahal di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) tercatat Rp 14.080 per dolar AS. Kemudian untuk kurs di beberapa bank seperti BCA untuk kurs beli dibanderol Rp 14.119.

Lalu Bank BNI kurs beli Rp 14.091 dan kurs jual Rp 14.140. Kemudian BRI kurs beli Rp 14.020 dan kurs jual Rp 14.220.



Simak Video "Bikin Ngiler! Ini Iming-iming Investasi Bodong Robot Trading Fahrenheit"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)