Tokocrypto Ungkap Kronologi Geger Aset Kripto Hilang Rp 1,7 M

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 29 Okt 2021 13:34 WIB
uang kripto
Tokocrypto Ungkap Kronologi Geger Aset Kripto Hilang Rp 1,7 M

Berikut penjelasan dari kami selaku pihak Tokocrypto untuk meluruskan isu terkait artikel tersebut.

1. Pada tanggal 22 Oktober 2021 pukul 10.00, salah satu aset kripto yang diperdagangkan di Tokocrypto, yaitu DOTDOWN sedang mengalami proses redenominasi, yaitu pembagian token reverse 100.000 : 1, dimana 100,000 DOTDOWN (sebelum split reverse) akan menjadi 1 DOTDOWN (setelah split reverse). Info ini diumumkan pada akun resmi Tokocrypto dalam link ini

2. Hal ini menyebabkan para user Tokocrypto yang memiliki aset DOTDOWN mengalami perubahan nilai aset secara signifikan, namun hal ini tidak mempengaruhi nilai rupiahnya, yang artinya nilai rupiah yang dimiliki akan tetap sama.

3. Pada gambar di artikel, saat redenominasi tercatat aset DOTDOWN yang dimiliki Gesit Suryadi adalah 12,823. Dimana kemudian terjadi redenominasi 100,000:1 maka aset DOTDOWN yang dimiliki sebesar 0,1282.

4. Saat surat tanggapan ini ditulis, nilai 1 DOTDOWN berada di angka US$11,7 atau setara dengan Rp 169,650 (US$ 1 = Rp 14,100)
Berdasarkan screenshot di media, tercatat user memiliki 0,1282 DOTDOWN (setelah redenominasi 100,000 : 1), yaitu senilai US$1,4 atau setara dengan Rp 19,740.

5. Sebagai catatan tambahan, sebelum redenominasi terjadi, harga DOTDOWN di kisaran US$ 0,0001035 atau setara dengan Rp 1,4.

6. Dari penjelasan di atas, dapat kami sampaikan bahwa angka 1,7M yang tertera diakibatkan oleh bug view yang terjadi akibat redenominasi dan hal ini sudah diumumkan di akun resmi Tokocrypto. Setelah dilakukan pengecekan, aset yang dimiliki Gesit Suryadi adalah sesuai yang tertera, yaitu Rp 19,740. Bapak Gesit Suryadi tidak pernah memiliki aset senilai Rp 1,7M di Tokocrypto.

Dapat kami sampaikan bahwa kami sangat keberatan atas pemberitaan terutama judul yang ditayangkan, dengan fokus "kehilangan aset". Hal ini dapat menggiring opini yang berakibat buruk terhadap nama baik kami.


(dna/fdl)