Punya Bitcoin Rp 772 T, Inikah Satoshi Nakamoto yang Sebenarnya?

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 09:06 WIB
bitcoin
Foto: Feritekno
Jakarta -

Craig Wright, seorang ilmuwan komputer Australia yang mengklaim sebagai penemu Bitcoin menang dalam pengadilan perdata. Dia menang terhadap keluarga mitra bisnisnya yang telah meninggal, Dave Kleiman. Keluarga Kleiman mengklaim bahwa Wright memiliki setengah dari kekayaan uang kripto senilai puluhan miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Pengadilan menolak klaim bahwa mantan mitra bisnis Craig Wright berhak atas setengah dari aset itu. Alhasil, Wright akan tetap mempertahankan aset 1,1 juta Bitcoin senilai US$ 54 miliar atau setara Rp 772 triliun (asumsi kurs: Rp 14.300). Demikian disadur detikcom dari BBC, Rabu (8/12/2021).

Namun Wright akan membayar US$ 100 juta kepada keluarga Dave Kleiman untuk pelanggaran kekayaan intelektual.

Dave Kleiman merupakan seorang ahli keamanan komputer yang meninggal pada tahun 2013. Keluarganya mengatakan bahwa kedua pria tersebut telah bekerja sama untuk membuat dan menambang Bitcoin pertama yang ada, dan bahwa Wright telah mencurinya.

Penemuan uang kripto pada tahun 2008 dijelaskan dalam kertas putih yang diterbitkan dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Sejak 2016, Wright telah mengklaim bahwa dia adalah Nakamoto, meskipun klaim itu telah dibantah.

Pengadilan Miami dalam gugatan perdata membebaskan Wright dari hampir semua masalah yang dibawa oleh keluarga Kleiman.

Dalam sebuah pernyataan, pengacara untuk W&K dan harta kekayaan Kleiman mengatakan mereka sangat bersyukur bahwa pengadilan memberikan US$ 100 juta dalam hak kekayaan intelektual, dan membantu memberi Kleiman bagian yang adil dari apa yang Dave bantu ciptakan.

Wright mengatakan keputusan hukum menegaskan dia adalah pencipta aset digital revolusioner itu.

"Hakim jelas telah menemukan saya, karena tidak akan ada penghargaan sebaliknya," katanya. "Ini adalah hasil bagus yang luar biasa dan saya merasa benar-benar dibenarkan," kata Wright.

(toy/eds)