5 Peristiwa Penting soal Kripto Dunia: Penipuan hingga Cuitan Elon Musk

Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 21 Des 2021 10:27 WIB
Ilustrasi Kripto
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sudah sepekan uang kripto teratas berdasarkan nilai pasar tetap berada di zona merah. Menurut Coin Metrics, bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar US$ 46.766.

Sedangkan di sisi lain, saat ini ether diperdagangkan di sekitar US$ 3.880. Kedua Cryptocurrency ini telah mengalami penurunan sekitar 6% dalam tujuh hari terakhir.

Melansir dari CNBC, Selasa (21/12/2021), seiring dengan pergerakan harga pasar saat ini, berikut adalah lima hal penting yang terjadi di ruang crypto minggu lalu.

1. Elon Musk mengatakan bahwa Tesla akan menerima dogecoin sebagai pembayaran untuk merchandise

Pada Selasa (14/12) lalu, Elon Musk mentweet bahwa Tesla akan membuat sejumlah barang dagangan yang dapat dibeli dengan mata uang Kripto Dogecoin.

Berkat tweet tersebut, nilai cryptocurrency yang terinspirasi meme tersebut melonjak sebanyak 23%. Sejak itu, harga dogecoin telah naik level dan saat ini diperdagangkan sekitar 17 sen, menurut Coin Metrics.

2. Harga Uang Kripto yang terdaftar di Coinbase dan CoinMarketCap sedikit bermasalah

Juga pada Selasa pekan lalu, platform Coinbase dan CoinMarketCap telah mencantumkan harga cryptocurrency yang tidak akurat. Akibatnya banyak pengguna Coinbase dan CoinMarketCap merasa bingung.

Masalah ini telah diselesaikan oleh kedua plafrom tersebut.

3. Anggota Komite Perbankan Senat merasa khawatir atas stablecoin

Selama sidang Komite Perbankan Senat pada Selasa pekan lalu sejumlah anggota membahas masalah stablecoin, yang merupakan cryptocurrency yang dimaksudkan untuk dipatok ke aset cadangan seperti dolar AS.

Dari hasil sidang tersebut, nampak bahwa sejumlah anggota sidang Komite Perbankan Senat ini merasa kurang sedang dan khawatir atas penggunaan stablecoin.

"Stablecoin menimbulkan risiko bagi konsumen dan ekonomi kita," tweet Senator Elizabeth Warren setelah sidang.

4. US$ 7,7 miliar (Rp 110,11 triliun) dicuri dalam penipuan crypto pada tahun 2021

Sekarang ini penipuan terkait mata uang kripto semakin marak terjadi. Baru-baru ini, berdasarkan suatu laporan, ada lebih dari US$ 7,7 miliar atau setara dengan Rp 110,11 triliun (kurs Rp 14,300/dolar AS) dicuri dalam penipuan cryptocurrency di seluruh dunia pada tahun 2021.

Laporan yang dibuat oleh perusahaan analitik blockchain Chainalysis mengatakan bahwa jumlah penipuan berbasis kripto itu naik 81% dibandingkan tahun 2020.



Simak Video "Elon Musk Pertimbangkan untuk Pensiun dan Jadi Influencer"
[Gambas:Video 20detik]