Menambang Bitcoin di Ladang Minyak, Pemuda Ini Raup Rp 57,2 miliar

ADVERTISEMENT

Menambang Bitcoin di Ladang Minyak, Pemuda Ini Raup Rp 57,2 miliar

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Senin, 14 Feb 2022 10:12 WIB
Kepolisian Inggris menggeledah bangunan yang dikira ladang ganja, ternyata isinya tambang Bitcoin
Foto: dok. West Midlands Police
Jakarta -

Brent Whitehead dan Matt Lohstroh memutuskan terjun ke bisnis penambangan bitcoin di ladang minyak Texas Timur. Hal itu mereka lakukan saat menjadi mahasiswa tahun kedua di Texas A&M University pada 2019.

Pemuda berusia 23 tahun ini pun memperoleh hasil yang tidak main-main. Bisnis tersebut menghasilkan US$ 4 juta atau setara Rp 57,2 miliar (kurs: Rp 14.300) pada tahun lalu. Diperkirakan pendapatan akhir tahun ini lebih dari Rp 286 miliar.

Awal mereka terjun ke bisnis ini dari Whitehead yang merupakan teknisi dengan latar belakang keluarga yang bekerja di produksi migas dan Lohstroh yang merupakan mahasiswa jurusan keuangan dengan obsesi pada bitcoin.

Meski pada saat itu ide perusahaan migas bergabung dengan penambang bitcoin dianggap aneh, mereka tidak memedulikannya. Mereka menghabiskan semua uang yang didapat dari kerja sampingan untuk membangun Giga Energy Solution, sebuah perusahaan yang mencetak bitcoin dari stranded natural gas.

Giga menempatkan kontainer pengiriman yang penuh dengan ribuan penambang bitcoin di sumur minyak, kemudian mengalihkan gas alam menjadi generator, mengubah gas menjadi listrik yang kemudian digunakan untuk memberi daya kepada para penambang.

Proses ini mengurangi emisi setara CO2 sekitar 63 persen dibandingkan dengan pembakaran berkelanjutan, menurut penelitian dari Crusoe Energy Systems yang berbasis di Denver.

"Tumbuh dewasa, saya selalu melihat suar hanya berada di industri minyak dan gas. Saya tahu betapa sia-sianya itu. Ini adalah cara baru untuk tidak hanya menurunkan emisi tetapi juga memonetisasi gas," kata Whitehead, melansir CNBC, Senin (14/2/2022).

Whitehead mengatakan, mereka telah menandatangani kesepakatan dengan lebih dari 20 perusahaan migas, empat di antaranya perusahaan publik. Giga juga dalam pembicaraan dengan dana kekayaan negara, dan mereka berkembang pesat. Tim Giga yang beranggotakan 11 orang menambah enam karyawan lagi bulan ini.

Lohstroh dan Whitehead adalah orang-orang yang melakukan taruhan besar pada potensi penambangan bitcoin untuk mengubah ekonomi industri energi.

"Mereka menghasilkan pendapatan klien mereka melalui penambangan bitcoin dengan energi alam dan memecahkan tantangan lingkungan dengan gas suar pada saat yang sama," kata Presiden Dewan Blockchain Texas Lee Bratcher.



Simak Video "Cara Kaya Pelihara 'Tuyul' Kripto "
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT