Begini Cara Mencairkan Bitcoin Menjadi Rupiah, Cuan Cuan Cuan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 13 Mei 2022 20:45 WIB
Bitcoin
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Bagi kamu para investor aset digital, berikut sejumlah cara mencairkan Bitcoin menjadi Rupiah. Informasi ini menjadi penting lantaran pencairan aset digital ini tidak dapat dilakukan di sembarang tempat.

Meski tidak bisa menjadi alat tukar yang sah, aset kripto ini masih dapat dicairkan menjadi uang tunai agar dapat dibelanjakan. Sangat disayangkan jika investasi kamu dalam Bitcoin atau aset kripto lainnya tidak bisa dicairkan menjadi uang fiat seperti Rupiah.

Prinsip mencairkan aset kripto seperti Bitcoin menjadi uang tunai sama seperti emas. Aset kripto dijual sesuai dengan nilainya dalam satuan mata uang yang berlaku saat waktu penjualan.

Setelahnya barulah uang hasil dari penjualan aset tersebut dapat langsung dikirim ke rekening pemilik. Agar lebih mudah dipahami, berikut cara mencairkan Bitcoin atau aset kripto lainnya:

1. Platform Penukaran Kripto

Pemilik aset Bitcoin atau kripto lainnya dapat mengakses platform penyedia layanan transaksi Bitcoin. Untuk menukarkan Bitcoin menjadi rupiah, kamu cukup mengakses menu penjualan Bitcoin untuk menjual aset kripto sesuai nilai yang berlaku di waktu transaksi. Setelah transaksi berhasil, kamu bisa langsung mengirimkan uang hasil penjualan ke rekening bank.

2. ATM Bitcoin

ATM Bitcoin berbentuk seperti ATM perbankan pada umumnya. Di alat tersebut, kamu dapat membeli dan menjual aset Bitcoin. Perbedaannya dengan ATM perbankan, ATM Bitcoin tidak diakses dengan kartu debit melainkan dengan cara memindai kode QR untuk terhubung dengan dompet digital tempat pengguna menyimpan aset Bitcoin.

Setelah ATM terhubung dengan platform dompet penyimpanan Bitcoin, kamu dapat menjual Bitcoin sesuai jumlah yang diinginkan. Setelah itu, aset di dompet digital akan dikonversi menjadi uang tunai senilai dengan jumlah Bitcoin yang dijual. Dalam beberapa menit, pemilik aset dapat mengambil uang tunainya dari ATM Bitcoin.

3. Transaksi Peer to Peer

Antar pemilik dompet Bitcoin dapat terhubung melalui jaringan peer to peer yang memungkinkan kedua pihak bertransaksi aset Bitcoinnya. Singkatnya, dalam transaksi peer to peer, kamu menjual aset Bitcoin atau kripto lainnya kepada pembeli yang bersedia membayar dengan harga tertentu. Setelah mereka membayar secara tunai atau transfer ke rekening bank, kamu langsung melepas aset Bitcoin ke akun pembeli.

Saat ini, transaksi penjualan Bitcoin atau aset kripto lainnya dapat dilakukan dengan mudah. Seperti melalui platform Luno Indonesia yang dapat diakses melalui smartphone maupun komputer. Luno Indonesia menyediakan layanan penjualan (trading) Bitcoin secara real time. Pemilik aset dapat langsung mencairkan Bitcoin menjadi uang tunai ke rekening bank.

Sebagai informasi, meskipun kamu dapat mencairkan bitcoin atau aset kripto lainnya dengan tiga cara ini, namun kamu hanya bisa melakukan transaksi tersebut melalui platform/dompet digital tempat kamu menyimpan aset digital tersebut.

Dengan kata lain kamu tidak dapat mencairkan bitcoin atau aset kripto lainnya melalui platform/dompet digital lain. Sebagai contoh kamu dapat memanfaatkan platform Luno Indonesia.

Luno Indonesia menyediakan akses untuk mempermudah kamu dalam mendapatkan aset kripto secara instan tanpa tambahan biaya yang membengkak. Luno Indonesia mematok biaya rendah, yakni 0,75% setiap pembelian. Misalnya jika kamu membeli Bitcoin senilai Rp 25 ribu, maka biaya administrasi tidak sampai Rp 200.

Luno Indonesia juga sudah mengantongi izin dari Bappebti, sehingga keamanan transaksi tak perlu dikhawatirkan. Di samping itu, Luno Indonesia juga memiliki pilihan pembayaran yang beragam yang memudahkan kamu dalam melakukan deposit maupun penarikan dengan cepat.

Demikian cara mencairkan bitcoin jadi rupiah. Pastikan untuk hanya menggunakan platform penukaran Bitcoin yang terpercaya dan berizin ya detikers. Semoga cuan!

(fdl/fdl)