Binance Digugat Gara-gara Terra Luna Bikin Investor Rugi

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Selasa, 14 Jun 2022 11:01 WIB
Ilustrasi Kripto
Ilustrasi/Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Binance Amerika Serikat (AS) danCEO-nya digugat oleh seorang investor yang menyatakan Binance salah memasarkan Terra Luna sebagai aset yang aman.

Akan tetapi nilai Terra Luna anjlok bulan lalu, menembus batas 1:1 dolar dan berkontribusi pada jatuhnya aset kripto lainnya seperti Bitcoin.

Dalam gugatan dikatakan Binance salah mengiklankan Terra Luna yang disebut aman dan didukung oleh mata uang fiat, padahal sebenarnya tidak terdaftar. Akibatnya hal ini membuat investor merugi.

Gugatan kepada Binance diajukan oleh kantor pengacara Dontzin Nagy & Fleissig atas nama investor yang mengaku kehilangan uang selama keruntuhan Terra Luna.

"Pertukaran kripto menghasilkan keuntungan yang besar dengan melanggar undang-undang sekuritas dan menyebabkan kerugian nyata bagi orang-orang," kata Tibor Nagy dari Dontzin Nagy & Fleissig dikutip dari Reuters, Selasa (14/6/2022).

Namun, seorang juru bicara Binance mengatakan pertukaran tersebut terdaftar di Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN), sebuah unit dari Departemen Keuangan AS dan telah mematuhi semua peraturan yang berlaku.

"Pernyataan ini tidak berdasar dan kami akan membela diri dengan penuh semangat," kata juru bicara itu dalam sebuah pernyataan.

Ia juga menambahkan bahwa bursa akan menghapus Terra Luna, keputusan yang dibuat sebelum gugatan diajukan.

Dalam gugatan terpisah pada 2020, investor menuduh Binance menjual token yang tidak terdaftar. Namun, seorang hakim federal di Manhattan menolak kasus itu pada Maret lalu, menyatakan bahwa investor terlalu lama mengajukan tuntutan dan undang-undang sekuritas AS tidak berlaku karena Binance bukan bursa domestik.

(ara/ara)