ADVERTISEMENT

Bitcoin cs Bergejolak, Uni Eropa Siapkan Aturan untuk Jinakkan Pasar Kripto

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Senin, 04 Jul 2022 11:42 WIB
Ilustrasi Kripto dan Forex
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Uni Eropa (EU) menyetujui aturan baru untuk mengatur aset kripto. Semakin tertekannya aset bitcoin membuat pihak berwenang dinilai harus mengendalikan sektor ini.

Secara global, mayoritas aset kripto tidak diatur. Operator di UE sendiri hanya diharuskan melakukan kontrol terhadap praktek pencucian uang.

Perwakilan Parlemen Eropa dan negara-negara UE membahas kesepakatan terkait undang-undang pasar di aset kripto atau MiCA. Aturan ini diharapkan berlaku pada akhir 2023.

"Hari ini, kami menertibkan aset crypto di pasar Wild West dan menetapkan aturan jelas untuk pasar yang harmonis," kata anggota parlemen Stefan Berger, dikutip dari CNN, Senin (4/7/2022).

Berger menambahkan, penurunan nilai mata uang digital menunjukkan betapa berisiko dan spekulatifnya mata uang tersebut sehingga perlu diatur.

Anggota parlemen lainnya, Ernest Urtasun mengatakan, MiCA akan menjadi aturan komprehensif pertama untuk aset kripto di dunia, dan akan menghindari penyalahgunaan hingga manipulasi pasar.

Amerika Serikat dan Inggris sebagai pusat kripto dunia belum menyetujui aturan tersebut. Perusahaan pemberi pinjaman cryptocurrency utama AS Celsius Network membekukan penarikan dan transfer bulan ini.

Bitcoin juga anjlok bulan ini ke harga US$ 17.600, dan diperdagangkan sekitar US$ 18.900 pada hari Kamis. Padahal, akhir bulan Maret lalu bitcoin masih berada di level US$ 48.200.

Uni Eropa akan menjadi regulator utama bagi perusahaan kripto, meskipun pengawas sekuritas blok ESMA memiliki kekuatan untuk turun tangan jika perlindungan investor atau stabilitas keuangan terancam.



Simak Video "Ukraina Resmi Jadi Kandidat Uni Eropa, Zelenskyy Sambut Gembira "
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT