ADVERTISEMENT

Apa yang Terjadi Jika Bitcoin Habis Ditambang?

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Kamis, 04 Agu 2022 17:37 WIB
Bitcoin
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Sejak awal diciptakan oleh Satoshi Nakamoto pada 2009, Bitcoin dirancang sebagai aset berharga yang terbatas, seperti halnya emas. Sejak kali pertama diciptakan, tambang Bitcoin dalam sistem blockchain memuat 21 juta Bitcoin saja!

Sesuai prinsip ekonomi, semakin sedikit ketersediaan Bitcoin namun semakin banyak minat dan permintaan orang terhadap Bitcoin, maka harga BTC juga bisa naik terus. Pertanyaannya, bagaimana nasib Bitcoin saat 21 juta BTC tadi habis ditambang?

Kontrol Jumlah Bitcoin dengan Halving

Salah satu cara untuk mendapatkan Bitcoin adalah lewat aktivitas mining atau menambang. Setiap komputer bertugas untuk memecahkan formula matematika yang kompleks. Jika miner atau penambang berhasil menambang Bitcoin, maka mereka akan mendapatkan block reward berupa Bitcoin. Saat ini, kecepatan untuk tambang Bitcoin rata-rata sekitar 10 menit saja.

Salah satu cara yang dilakukan Satoshi untuk membatasi kecepatan produksi Bitcoin adalah dengan halving. Sederhananya, halving berarti pemotongan jumlah imbalan (reward) yang diterima penambang menjadi setengahnya.

Halving terjadi saat sudah ada 210.000 Bitcoin yang ditambang. Diperkirakan, butuh waktu kurang lebih empat tahun untuk proses tambang Bitcoin mencapai angka tersebut. Artinya, halving bisa terjadi setiap empat tahun sekali.

Sebagai contoh, di tahun 2009 Anda bisa memperoleh 50 Bitcoin setiap kali berhasil menambang. Tapi, di tahun 2013 reward yang Anda dapat jadi 25 Bitcoin.

Halving yang paling baru terjadi di Maret 2020 lalu dan berlaku hingga saat ini. Dalam kebijakan terbaru ini, setiap kali berhasil menambang, miner mendapatkan reward sebesar 6,25 BTC.

Kapan Perkiraan Bitcoin Akan Habis?

Walaupun jumlah Bitcoin yang didapat sebagai reward terus berkurang, tapi hal ini tidak menyurutkan semangat orang-orang untuk menambang Bitcoin. Sebab, nilai Bitcoin naik terus dalam beberapa tahun terakhir.

Jika menggunakan perhitungan kasar, stok terakhir Bitcoin mungkin baru ditambang sekitar tahun 2140. Saat Bitcoin terakhir sudah ditambang dan tidak ada Bitcoin baru, maka proses tambang Bitcoin pun akan selesai.

Walaupun pasokan Bitcoin sudah habis, penambang Bitcoin tetap bisa mendapat keuntungan dari Bitcoin. Sebab, transaksi Bitcoin yang terjadi di dalam jaringan blockchain akan membutuhkan serangkaian verifikasi. Jadi, peran miner nanti akan bergeser sebagai pihak yang memverifikasi transaksi tersebut.

Klik halaman selanjutnya >>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT