Tak Diberikan ke Korban, Ini Daftar Aset Indra Kenz yang Diambil Negara

ADVERTISEMENT

Tak Diberikan ke Korban, Ini Daftar Aset Indra Kenz yang Diambil Negara

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 15 Nov 2022 15:13 WIB
Sidang kasus Binomo Indra Kenz
Indra Kenz/Foto: Khairul Ma'arif/detikcom
Jakarta -

Majelis hakim memutuskan aset dari kasus Binomo Indra Kenz jadi rampasan negara. Hal ini sebagaimana yang telah diputuskan oleh Hakim ketua Rahman Rajagukguk saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/11).

Artinya sejumlah aset sitaan milik Indra Kenz ini tidak akan dikembalikan kepada korban. Mendengar putusan hakim itu, para trader Binomo yang merupakan korban lalu menangis dan berteriak karena tidak terima dengan vonis hakim.

Diketahui bahwa alasan utama dari putusan ini karena Hakim menyatakan bahwa aset yang disita merupakan hasil judi berkedok trading. Dengan demikian para trader Binomo (korban) merupakan pemain judi.

Hakim kemudian menjelaskan Pasal 303 KUHAP tentang judi. Hakim menyebut perjudian meresahkan masyarakat.

"Bahwa menurut Pasal 303 KUHAP yang diartikan main judi adalah tiap-tiap permainan yang berdasarkan pengharapan untuk menang, pada umumnya bergantung pada keuntungan saja dan juga kalau pengharapan itu berpengaruh besar dikarenakan permintaan tunai. Harapan untuk menang bergantung pada untung-untungan. Bahwa perbuatan judi adalah suatu tindak pidana yang meresahkan masyarakat," kata hakim.

"Bahwa sebagai upaya serta memberikan edukasi benar kepada masyarakat atas permainan judi dan ketidakcermatan akan ingin cepat mendapat uang dengan cara mudah tanpa bekerja keras maka barang bukti sebagai hasil kejahatan dan oleh karena itu harus dirampas untuk negara," sambung hakim.

Di sisi lain, berdasarkan catatan detikcom, diketahui bahwa sebelumnya Polisi telah menyita sejumlah aset Indra Kenz. Totalnya ditaksir mencapai Rp 55 miliar.

"Untuk aset yang kita sita kurang lebih ada Rp55 miliar," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Kemungkinan, masih banyak lagi aset Indra Kenz karena beberapa diantaranya ada di luar negeri. Artinya aset Indra Kenz yang ditaksir mencapai nilai Rp 55 miliar ini akan menjadi milik negara.

Berdasarkan catatan detikcom, berikut ini daftar aset yang telah disita oleh polisi dari Indra Kenz:

1. Dokumen dan bukti transaksi,
2. Ponsel,
3. Video konten,
4. 1 mobil Tesla biru,
5. 1 Ferrari California merah,
6. Rumah di Cemara Asri Jalan Buleberry no 88i, Deliserdang, Sumatera Utara,
7. Rumah di Jalan Bilal Ujung no 219, Medan Timur, Sumatera Utara,
8. 1 jam tangan Rolex type Oyester Perpetual date GMT Master II automatic,
9. 1 jam tangan Tag Heuer type Aquaracer Calibre,
10. Uang tunai Rp 106 juta dari PT Kursus Trading Indonesia,
11. Uang tunai sekitar Rp 214 juta dari akun crypto Indra Kenz di Indodax,
12. Uang tunai sekitar Rp 924 juta dari rekening BCA.

Simak Video: Perjalanan Kasus Indra Kenz hingga Divonis 10 Tahun Penjara

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT