Survei: 71% Orang RI Pakai Dompet Digital, Mana yang Paling Laris?

ADVERTISEMENT

Survei: 71% Orang RI Pakai Dompet Digital, Mana yang Paling Laris?

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Selasa, 29 Nov 2022 20:00 WIB
ilustrasi dompet digital
Foto: shutterstock
Jakarta -

InsightAsia baru saja merilis hasil riset yang berjudul "Consistency That Leads: 2023 E-Wallet Industry Outlook" pada Senin (28/11/2022) kemarin. Hasil riset menunjukkan 71% responden aktif menggunakan dompet digital untuk berbagai macam transaksi mereka.

Penelitian ini dilakukan di area Jabodetabek, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, Palembang, dan Pekanbaru dengan 1.300 responden. Responden tersebut dapat memilih lebih dari satu pilihan.

Dalam hasil riset ini, penggunaan dompet digital mengungguli metode pembayaran lainnya seperti uang tunai (49%), transfer bank (24%), QRIS (21%), Paylater (18%), kartu debit (17%), dan VA transfer (16%).

Dari 71% pengguna dompet digital aktif, ditemukan bahwa 71% responden menggunakan GoPay sebagai metode transaksi selama 5 tahun ini dan 58% konsumen menggunakan GoPay selama 3 bulan ini.

Selanjutnya 70% responden menggunakan OVO sebagai metode transaksi dan sebanyak 53% responden menggunakan OVO sebagai metode transaksi selama 3 bulan ini. Posisi terakhir dalam tiga besar penggunaan dompet digital diisi oleh DANA. Sebanyak 61% responden pernah menggunakan DANA namun tidak termasuk dalam tiga besar kategori penggunaan dalam tiga bulan terakhir. Lalu ada ShopeePay yang digunakan oleh 51% responden dalam 3 bulan terakhir namun tidak masuk dalam 3 besar kategori pernah digunakan secara keseluruhan oleh orang Indonesia.

"Ada 5 faktor utama yang membuat platform dompet digital (e-wallet) menjadi pemimpin pasar, yaitu keamanan, perlindungan, kemudahan dan kenyamanan, batas bulanan gratis serta relevansinya untuk penggunaan sehari-hari," ucap Research Director InsightAsia Olivia Samosir, dikutip dari The Star, Selasa (29/11/2022).

Olivia juga menambahkan bahwa memenangkan preferensi konsumen tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat, hal itu harus didukung dengan performance yang konsisten.

"Konsistensi dalam memberikan apa yang konsumen butuhkan merupakan satu faktor yang dapat menciptakan pengalaman yang positif bagi konsumen, di mana hal tersebut dapat membuat konsumen setia menggunakan brand tersebut," ujar Olivia.



Simak Video "Riset: Opsi Pembayaran Digital Dongkrak Pendapatan UMKM Kala Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT