Unicorn RI Ramai-ramai 'Terseret' Kasus Video Viral Ayah Terduga KDRT

ADVERTISEMENT

Unicorn RI Ramai-ramai 'Terseret' Kasus Video Viral Ayah Terduga KDRT

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 20 Des 2022 15:39 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak
Ilustrasi KDRT/Foto: Getty Images/iStockphoto/takasuu
Jakarta -

Video diduga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang viral di media sosial ikut menyeret nama sejumlah unicorn di Tanah Air. Pasalnya, terduga pelaku KDRT diketahui memiliki rekam jejak bekerja di sejumlah perusahaan unicorn tersebut.

Adalah Rajen Indrajana Sofiandi yang diduga melakukan KDRT dari video yang viral di media sosial tersebut. Dari penelusuran detikcom, terduga pelaku diketahui malang melintang bekerja di sejumlah startup, mulai dari MoneyGram, OVO, Lazada, Bank Neo Commerce, hingga TrueMoney Indonesia.

OVO dan Lazada pun langsung memberikan klarifikasi setelah beredarnya kabar tersebut. Kedua unicorn Tanah Air tersebut menjelaskan bahwa yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi di perusahaan mereka. OVO dalam keterangan di media sosial resminya menjelaskan bahwa terduga pelaku sudah tidak bekerja di OVO sejak 2019.

"Dengan ini kami tegaskan bahwa yang bersangkutan sudah tidak bekerja di OVO sejak 2019," tulis keterangan OVO di akun Instagram @ovo_id, Selasa (20/12/22).

OVO juga mengecam terhadap segala bentuk kekerasan dalam bentuk apapun. "OVO mengecam dan tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan dalam bentuk apapun, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja," tulisnya.

Sementara Lazada juga ikut memberikan klarifikasi lewat akun @ecommurz. Akun tersebut memang biasa memberikan kabar dari dunia startup. Dalam story akun instagramnya, @ecommurz melampirkan balasan pesan dari @lazada_id soal informasi tersebut.

"Halo Kak, yang bersangkutan sudah bukan karyawan aktif Lazada sejak awal 2021." tulis Lazada pada pesan tersebut.

Sebelumnya diketahui, dalam video yang viral di media sosial ditunjukkan bahwa telah terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan suami, istri, dan anak. Berdasarkan video yang beredar itu, laki-laki yang diduga seorang ayah di video tersebut melakukan pemukulan terhadap anaknya sendiri. Video yang tersebar itu merupakan salah satu kumpulan dari beberapa video.

Dalam video tersebut menunjukkan seorang laki-laki dewasa menghajar kepala anak kecil dan menendangnya. Video itu diunggah diduga oleh seorang perempuan, hal ini terdengar dari suara yang keluar dari video tersebut.

Pada akhir video, anak yang menjadi korban juga mengakui bahwa laki-laki paruh baya tersebut merupakan ayahnya sendiri. Dalam keterangan itu kabarnya keluarga dan anaknya sudah membuat laporan ke polisi.

Lihat juga Video: Eks Manajer Beberkan Perubahan Sikap Rizky Billar Usai Kasus KDRT

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT