Influencer kripto, Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan trading. Dalam surat laporan tersebut, korban mengklaim diberikan sinyal untuk membeli koin Manta dengan janji kenaikan hingga 300-500% pada awal 2024.
Dikutip dari unggahan @cryptoholic, tercatat dana investasi untuk membeli koin Manta ini sebesar Rp 3 miliar. Namun hingga saat ini, koin Manta justru anjlok meski sempat menyentuh nilai tertingginya di awal tahun 2024 silam.
Berdasarkan data perdagangan CoinMarketCap, koin Manta resmi diperdagangkan pada platform tersebut pada 18 Januari 2024. Koin ini menjadi bagian dari ekosistem Manta Network, sebuah proyek blockchain yang diluncurkan pada 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koin Manta
Berdasarkan data perdagangannya, koin Manta sempat naik beberapa bulan setelah peluncurannya. Manta sempat berada di harga US$ 3.915 pada 13 Maret 2024 atau sekitar Rp 65,99 juta (asumsi kurs Rp 16.856). Namun hingga kini, koin Manta justru melemah 96,51% ke level US$ 0,0789 atau sekitar Rp 1.330.
Komposisi pemegang koin Manta berdasarkan data token unlocks, alokasi terbesar ditempatkan pada ekosistem dan komunitas yang mencapai sekitar 21,19% dari total suplai. Selain itu, Foundation Treasury memegang sekitar 13,50%.
Di sisi investor, kepemilikan terbesar berasal dari private investors dengan porsi 12,94%, diikuti oleh tim pengembang sebesar 10%, kemudian advisor menguasai sekitar 8,10% token, disusul public investors sebesar 8%, strategic investors sebesar 6,17%, dan institutional investors sebesar 5%.
Kemudian dari sisi peredaran token, lebih dari separuh suplai koin Manta atau sekitar 56% telah beredar di pasar, setara dengan 560 juta token. Sisanya, sekitar 44% atau hampir 440 juta token, masih berada dalam status terkunci dan akan dilepas secara bertahap.
Timothy Ronald Dilaporkan
Dikutip dari detikNews, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan yang menyeret pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald. Namun, terlapor dalam hal ini masih dalam penyelidikan.
Dugaan penipuan ini dilaporkan oleh pria berinisial Y. Budi menuturkan pelapor berinisial Y itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi, kata Budi, juga anak menganalisa barang bukti laporan tersebut.
"Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang buktinya," kata Budi kepada wartawan, dikutip dari detikNews, Minggu (11/1/2026).
Tonton juga video "Desain Koin Spesial Edisi Freddie Mercury"
(ahi/ara)










































