Industri Kripto RI Terus Melonjak, Transaksinya Rp 28 T per Juni 2026

Industri Kripto RI Terus Melonjak, Transaksinya Rp 28 T per Juni 2026

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 04 Agu 2026 19:30 WIB
Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Kripto / Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Aset kripto sampai saat ini masih menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup diminati masyarakat Indonesia. Hal itu tercermin dari jumlah investor dan transaksi kripto pada Juni 2026 yang menunjukkan tren positif.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso, mengatakan jumlah akun konsumen aset kripto per Juni 2026 mencapai 22,69 juta akun konsumen. Angka ini tercatat tumbuh 1,32% secara bulanan (month-to-month/mtm).

"Sementara itu, pada bulan Juni 2026 nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp 28,58 triliun. Hal ini meningkat cukup tajam 24,2% mtm," kata Adi dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK secara virtual, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Adi melaporkan nilai transaksi derivatif aset keuangan digital (AKD) di Indonesia tercatat sebesar Rp 4,19 triliun atau meningkat sebesar 3,64%. Kondisi ini menunjukkan bagaimana ekosistem aset kripto Tanah Air masih terjaga dengan baik.

"Di tengah ketidakpastian global dan kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto di Indonesia, dengan demikian masih terjaga dengan baik," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kemudian dalam rangka penegakan ketentuan dan perlindungan konsumen di sektor aset keuangan digital, selama bulan Juli 2026 OJK telah mengenakan sanksi administratif kepada enam penyelenggara inovasi teknologi sektor keuangan (ITSK) dan satu penyelenggara aset keuangan digital dan aset kripto atas pelanggaran terhadap POJK yang berlaku di sektor ini.

"Sanksi administratif tersebut terdiri dari 1 sanksi pembatalan pendaftaran dan 6 sanksi peringatan tertulis" tegasnya.

(igo/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads