Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T

Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T

Agung Pambudhy - detikFinance
Rabu, 01 Agu 2012 14:29 WIB

- Pekerja menata uang di Ruang Khasanah Bank Indonesia, Rabu (1/8/2012). Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang (outflow) periode Ramadan dan Idul Fitri 2012 sebesar Rp 89,4 triliun atau meningkat sebesar Rp 9,1 triliun dibandingkan dengan realisasi outflow periode Ramadan dan Idul Fitri tahun sebelumnya.

Uang Pecahan Besar/UPB (pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, dan Rp 20.000) diproyeksikan sebesar Rp 81,1 triliun.
Uang Pecahan Kecil/UPK (pecahan Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000 serta uang logam seluruh pecahan) diproyeksikan sebesar Rp 8,3 triliun.
Persediaan uang ini dinilai sangat mencukupi dalam memenuhi proyeksi kebutuhan uang periode Ramadan dan Lebaran 1433 H, baik dari sisi jumlah total maupun jumlah per pecahan.
Infrastruktur dan layanan sistem pembayaran non tunai juga telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan transaksi pembayaran non tunai (RTGS, Kliring) yang volume transaksinya selalu meningkat rata-rata 13,7% di atas transaksi normal harian.
Transfer dana melalui SKNBI saat ini juga telah menggunakan sistem transfer dana close to real time "Si Kilat" (Sistem Kliring Kini Lebih Cepat).
Mulai tanggal 30 Juli 2012, masyarakat dapat menukarkan uang tunai untuk kebutuhan lebaran di Monas.
Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T
Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T
Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T
Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T
Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T
Kebutuhan Uang untuk Lebaran Capai Rp 89,4 T

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads