Foto Bisnis

Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun

Istimewa - detikFinance
Kamis, 07 Sep 2017 10:49 WIB

Jakarta - Sudah banyak perusahaan yang mengembangkan mobil terbang. Salah satunya adalah startup asal Jerman, Lilium yang disintik dana Rp 1,2 triliun dari China.

Sudah banyak perusahaan yang mencoba mengembangkan mobil terbang sebagai solusi transportasi. Salah satunya adalah startup asal Jerman, Lilium. Baru-baru ini, Lilium dapat suntikan modal yang dipimpin raksasa teknologi China, Tencent, senilai US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. (Inhabitat)
Dana itu akan digunakan Lilium untuk mengembangkan mobil berkapasitas 5 kursi dengan tenaga jet. Mobil terbang tersebut sudah berhasil diuji coba pada April lalu. (Inhabitat)
Nantinya, mobil terbang itu akan bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal. Lilium didirikan oleh empat mahasiswa Technical University Munich pada 2015 silam. (Inhabitat)
Lilium juga sudah merekrut para profesional jebolan Airbus, Rolls Royce, dan Tesla. Mobil lain yang sudah didesain oleh Lilium adalah taksi udara yang bisa melesat hingga 300 km jam. (Inhabitat)
Para investor lain yang dipimpin Tencent mengucurkan dana ke Lilium adalah salah satu pendiri Twitter Ev Williams, LGT Group, dan perusahaan investasi salah satu pendiri Skype Niklas Zennström yaitu Atomico. (Inhabitat)
Selain Lilium, ada beberapa startup lain yang mengembangkan mobil terbang seperti Aeromobil dan Terrafugia. Namun bentuknya lebih mirip pesawat mini ketimbang mobil biasa. (Inhabitat)
Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun
Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun
Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun
Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun
Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun
Startup Mobil Terbang Disuntik Dana Rp 1,2 Triliun