Foto Bisnis

Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional

Ari Saputra - detikFinance
Selasa, 17 Okt 2017 20:35 WIB

Jakarta - Perusahaan taksi konvensional seperti Express babak belur dengan kehadiran taksi online. Mereka butuh perhatian pemerintah untuk menyelamatkan bisnisnya.

Pekerja mencuci taksi Express di pool Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).
Beberapa perusahaan taksi konvensional belakangan ini babak belur dengan kehadiran taksi online. Dengan kemudahan pemesanan dan tarif yang lebih murah, taksi online mampu menggeser para taksi konvensional.
Menurut catatan Organda DKI Jakarta, dari 32 perusahaan taksi yang ada, saat ini hanya tersisa 4 perusahaan taksi, antara lain Blue Bird, Express, Gamya, dan Taxiku.
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mencatat, perusahaan telah melakukan PHK terhadap 400 karyawan hingga 30 September 2017. CEO Express Transindo Utama, Benny Setiawan mengatakan, karyawan yang dipangkas kebanyakan adalah karyawan support alias pendukung operasi.
Menhub Budi Karya Sumadi meminta kepada para pengemudi taksi online dan taksi konvensional untuk tetap berlaku damai di lapangan. Sehingga tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.
Menhub Budi Karya Sumadi memiliki pesan khusus bagi para pengemudi taksi konvensional dan taksi online. Kepada para pengemudi taksi online, Budi meminta untuk tidak menguasai pelanggan secara besar-besaran.
Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional
Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional
Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional
Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional
Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional
Pak Menhub, Tolong Perhatikan Nasib Taksi Konvensional