Jakarta - Jakarta terus dipersiapkan mendekati pelaksanaan Asian Games 2018 Agustus mendatang. Namun, perhatian Pemprov Jakarta timpang untuk para kusir delman.
Foto Bisnis
Kondisi Memprihatinkan Para Penarik Delman Jelang Asian Games 2018
Sejumlah warga yang berprofesi sebagai penarik kuda delman sedang beraktivitas memberi makan dan merawat kuda mereka di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (13/7/2018).
Pemandangan miris pun terlihat di area tempat tinggal mereka yang menyatu dengan tempat penitipan kereta kuda dan kandang kuda.
Hal itu karena kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melarang penarik kuda delman untuk beroperasi dan wilayah tempat tinggal mereka sebelumnya di kawasan Pacuan Kuda Pulogadung harus steril dari kuda delman untuk persiapan Asian Games 2018.
Salah seorang penarik kuda delman sedang memperbaiki letak tapal kuda.
Kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait persiapan Asian Games 2018 itu membuat para penarik kuda delman harus menjauh sejauh 8 km dari lokasi Pacuan Kuda Pulogadung dan untuk sementara menetap di kawasan Pademangan, Jakarta Utara.
Larangan pengoperasian kuda delman di kawasan Monas pun memberatkan para kusirnya.
Para penarik kuda delman ini mengakui pendapatan mereka berkurang akibat kebijakan tersebut. Jika biasanya mereka mampu mendapat Rp 150 ribu perhari, saat ini mereka hanya mampu meraup Rp 60 ribu perhari atau bahkan tidak sama sekali.
Sedangkan jika mereka tak mendapatkan upah mereka tetap harus menanggung biaya makan sehari-hari, biaya perawatan kuda serta membayar cicilan kredit kuda selama dua tahun. Harga kuda yang dibeli para kusir ini pun bervariasi dari Rp 15 juta hingga Rp 25 juta per ekor.
Kebijakan pemprov yang melakukan sterilisasi kawasan Pacuan Kuda Pulogadung pun membuat mereka kehilangan tempat tinggal. Para penarik kuda delman bersama keluarganya terpaksa tinggal di gubuk-gubuk sederhana beralaskan tikar untuk beristirahat.
Tak jarang ada saja para penarik kuda yang memilih tidur di kereta kuda mereka karena tak memiliki gubuk untuk beristirahat dari sengatan matahari. Mereka berharap peraturan tersebut ditinjau kembali dan tidak memberatkan para penarik kuda delman, sekaligus jika peraturan itu tetap berlanjut,Β mereka berharap pihak Pemprov DKI Jakarta memberikan konpensasi sebagai ganti rugi larangan penarikan kuda delman saat Asian Games mendatang.











































