Foto Bisnis

Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya

Pool - detikFinance
Kamis, 30 Agu 2018 17:15 WIB

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun infrastruktur pengendali banjir Sungai Bendung yang bermuara di Sungai Musi, Palembang.

Sungai Bendung sering melimpah dan mengakibatkan genangan seluas 285 hektar karena pada saat musim hujan karena terjadi arus balik (backwater) dari Sungai Musi. Pool/Kementerian PUPR.
Upaya mengurangi risiko banjir dilakukan dengan cara normalisasi sungai dan pembangunan pompa banjir di Hilir Sungai Bendung yang dilengkapi dengan kolam retensi dan pintu air otomatis. Pekerjaan ini dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Ditjen Sumber Daya Air. Pool/Kementerian PUPR.
Normalisasi Sungai Bendung dilakukan sepanjang 5,5 Km melalui perkuatan tebing sungai. Kolam retensi yang dibangun di muara Sungai Bendung seluas 1 hektar dengan kapasitas 50.000 m3 digunakan sebagai tampungan air pada musim hujan. Pool/Kementerian PUPR.
Kolam dilengkapi 6 pompa berkapasitas masing-masing 6.000 liter per detik dan bangunan rumah pompa dan genset. Fungsi Pompa banjir ini adalah mendorong air dari Sungai Bendung menuju Sungai Musi. Pool/Kementerian PUPR.
Lokasi pembangunan kolam dan pompa pengendali banjir berada di Jalan Aligatmir, Kecamatan Ilir Timur III, Kota Palembang. Dengan berbagai upaya struktural (pembangunan fisik) tersebut diharapkan mengurangi risiko banjir akibat luapan Sungai Bendung. Pool/Kementerian PUPR.
Di sela-sela kegiatan terkait Asian Games 18 di Palembang,  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan pengendalian banjir Sungai Bendung di Kota Palembang. Pool/Kementerian PUPR.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan bahwa pendekatan non-struktural seperti kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai juga berperan penting dalam pengurangan risiko banjir. Pool/Kementerian PUPR.
Dengan dilaksanakannya normalisasi, pembangunan kolam retensi dan stasiun pompa, maka luas genangan banjir akan berkurang dari sekitar 285 hektar menjadi 46 ha.Lama waktu genangan juga lebih singkat dari 16 jam dengan ketinggian genangan 30-70 cm, menjadi 3 jam dengan tinggi genangan 10-20 cm. Artinya, risiko banjir yang dapat tereduksi berkisar 80%. Pool/Kementerian PUPR.
Pekerjaan pembangunan pompa tersebut dilakukan oleh PT. SAC Nusantara-PT. Basuki Rahmanta Putra, Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 239,98 miliar dengan sistem tahun jamak selama empat tahun anggaran sejak 2015 dan akan selesai akhir tahun 2018. Pool/Kementerian PUPR.
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya
Infrastruktur Anti Banjir Dibangun di Palembang, Ini Proyeknya