Foto Bisnis

Melihat Kaum Difabel Berkarya

Rachman Haryanto - detikFinance
Senin, 15 Okt 2018 11:38 WIB

Jakarta - Yayasan Bunga Bali enjadi tempat puluhan penyandang disabilitas bernaung. Di sini mereka membuat berbagai kerajinan tangan dari kayu.

Ini salah satu karya mereka.
Puluhan orang yang tergabung di dalam Yayasan Bunga Bali ini adalah para penyandang disabilitas. Mereka sebagian besar berasal dari seluruh wilayah Bali dan Indonesia Timur.
Mulai dari yang tak memiliki tangan, kaki hingga adanya gangguan saraf/motorik lainnya ditubuh mereka.
Kaum difabel ini sehari-harinya sibuk bekerja membuat kerajinan tangan dari kayu yang bentuknya seperti puzzle kayu atau mainan edukatif anak-anak.
Pembagian tugas mereka sudah ditetapkan mulai dari yang memotong kayu, menghaluskan dengan mesin, mengamplas manual hingga mengecat dan packaging.
Dalam sehari mereka semua bisa menghasilkan sedikintya 20 potong mainan atau 600 mainan dalam per bulan. Wow! hebat bukan....
Hasil karya dari kerajinan yang mereka buat sebagian besar dipasarkan ke hotel-hotel yang ada di Bali, sekolah atau pasar seni yang ada di kasawan Nusa Dua.
Para penyandang ini diharapkan bisa berkarya juga di masyarakat tanpa harus minder dan malu.
Sebagian dari mereka yang ada di Yayasan ini adalah rata-rata datang dengan secara sukarela. Maka tak heran bila mereka semangat dan senang menjalani aktivitasnya sehari-hari.
Selain membuat kerajinan tangan, mereka juga ada yang diberdayakan di unit usaha kantin ataupun di kantor yayasan.
Di yayasan ini biasanya merea dibekali dengan kursi roda ataupun tongkat, untuk memudahkan pergerakan mereka. Membangun kepercayaan diri mereka agar semakin meningkat dan bisa bersosialisasi satu sama lain.
Penghasilan dari kerja mereka adalah untuk menghidupkan kebutuhan hidup mereka sendiri.
Yayasan Bunga Bali ini diharapkan bukan hanya menjadi pusat rehabilitas sosial, tapi jadi menjadi rumah dan tempat untuk membangun diri para penyandang disabilitas ini.
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya
Melihat Kaum Difabel Berkarya