Foto Bisnis

Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup

Grandyos Zafna - detikFinance
Selasa, 15 Jan 2019 15:30 WIB

Jakarta - Keamanan dan keselamatan para pekerja merupakan hal yang wajib diperhatikan oleh para pengusaha. Kesadaran pentingnya K3 menjadi tanggung jawab banyak pihak.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri mencatat bahwa telah terjadi 157.313 kecelakaan kerja di sepanjang tahun 2018.

Kecelakaan kerja itu meliputi kecelakaan di tempat kerja maupun dalam perjalanan ke atau dari tempat kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Irjen Pol Sugeng Priyanto mengungkapkan sektor kecelakaan kerja paling banyak terjadi di bidang konstruksi.

Menurut Priyanto hal itu terjadi karena Indonesia selama beberapa tahun terakhir memang fokus pada pembangunan infrastruktur, sehingga banyak kecelakaan terjadi di bidang konstruksi.

Minimnya kesadaran dan pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dari pihak pengusaha maupun pekerja menjadi salah satu pemicu banyak terjadi kecelakaan di tempat kerja.

Oleh sebab itu, pemerintah mengahak seluruh pekerja, serikat pekerja, pekerja dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta pengawasannya.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun berupaya terus untuk menyempurnakan peraturan perundang-undangan serta standar di bidang K3.

Untuk semakin menekan angka kecelakaan kerja Kemnaker juga akan meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum bidan K3.

Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup
Nasib Para Pekerja, Bertaruh Nyawa Demi Menyambung Hidup