Foto Bisnis

Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan

Rachman Haryanto - detikFinance
Jumat, 08 Feb 2019 22:15 WIB

Cianjur - Dalam rangka memastikan komitmen PT Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi dengan baik, Menteri BUMN meninjau Gudang Lini III Pasir Hayam, Cianjur.

Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau Gudang Lini III Pupuk Kujang, Pupuk Indonesia Pasir Hayam yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019). 

Rini Soemarno mengecek tumpukan karung yang berisi pupuk.

PT Pupuk Indonesia telah memastikan stok pupuk bersubsidi terjamin hingga tiga bulan ke depan khususnya di akhir musim tanam. 

Rini Soemarno mendorong agar Perseroan bisa terus meningkatkan efisiensi dan pelayanannya kepada para petani.

Pupuk Indonesia mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dengan total sebanyak 8,8 juta ton. Tercatat hingga 31 Januari 2019 pupuk bersubsidi di tingkat Nasional telah diserap sebanyak 867 ribu ton atau 10% dari alokasi tahun 2019.

Holding BUMN Pupuk Indonesia juga terus menjalankan berbagai strategi untuk menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi agar penyalurannya selalu optimal, salah satu strateginya adalah dengan mewajibkan Anak Usaha Produsen pupuk yang tergabung dalam Pupuk Indonesia Grup untuk menyediakan stok pupuk bersubsidi dan non subsidi hingga lini IV atau Kios Pupuk.

Untuk memastikan penyaluran pupuk berjalan dengan optimal terutama sepanjang momentum musim tanam hingga Maret, Pupuk Indonesia telah mengantisipasi dengan meningkatkan sistem monitoring distribusi, menambah jumlah tenaga pemasaran di daerah dan juga memperkuat armada transportasi darat dan laut.

Pupuk Indonesia juga memastikan stok pupuk Nasional selalu terjaga dan distribusinya tidak terganggu. Hingga 7 Februari 2019 stok pupuk subsidi Nasional di Lini III dan Lini IV total sebesar 1,39 juta ton. Jumlah tersebut dua kali lipat dari ketentuan stok yang ditetapkan oleh Pemerintah, jumlah berlimpah ini belum termasuk dengan stok yang terdapat di gudang pabrik dan provinsi. Adapun rincian stok Lini III & IV tersebut terdiri dari 454.788 Urea, 452.921 ton NPK, 148.398 ton Organik, 192.613 ton SP-36 dan 145.682 ton ZA. Penyaluran tersebut dilakukan melalui Gudang yang tersebar di seluruh daerah dan pelosok Nusantara.

Selain berbagai upaya pengamanan stok pupuk bersubsidi yang terus dilakukan, pengembangan sistem monitoring stok pupuk 'SIAGA' kini telah diterapkan di pulau Jawa, selanjutnya sistem tersebut akan menjadi pilot project secara Nasional. 

Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan
Cek Gudang Pupuk, Rini Pastikan Stok Aman hingga 3 Bulan