Foto Bisnis

Izin Dicabut, Pertambangan Ini Beroperasi Secara Ilegal

Istimewa - detikFinance
Senin, 04 Mar 2019 12:23 WIB

Kolaka - Kementerian ESDM memastikan izin usaha pertambangan (IUP) PT Babarina Putra Sulung (BPS) di Kolaka, Sulawesi Tenggara, dicabut sementara. Kok masih beroperasi?

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak memastikan izin usaha pertambangan (IUP) PT Babarina Putra Sulung (BPS) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, sudah dicabut sementara oleh Pemerintah Provinsi Sultra. Foto: dok. Forsemesta

IUP nomor SK 08/DPM/PTSP/I/2018 tidak tercatat dalam Minerba One Map Indonesia (MOMI). Menurut Yunus, pengawasan dan pembinaan adalah kewenangan provinsi. Foto: dok. Forsemesta

Jauh sebelumnya, Pansus DPRD Sultra telah mengeluarkan rekomendasi  bernomor 160/685 tertanggal 27 Desember 2018 yang diteken Ketua DPRD Abdurrahman Saleh untuk mencabut IUP PT BPS karena tiga alasan. Foto: dok. Forsemesta

Pertama, terkait terminal PT BPS yang sampai saat ini belum memiliki rekomendasi penetapan lokasi dari Gubernur dan izin penetapan lokasi dari Menteri Perhubungan serta izin pembangunan dan pengoperasian dari Dirjen Perhubungan Laut. Kedua, dalam kegiatan pertambangan PT BPS telah melakukan kegiatan dalam kawasan hutan produksi terbatas dan tidak memiliki izin  pinjam pakai kawasan hutan. Foto: dok. Forsemesta

Ketiga, dalam aktivitas pengelolaan tambang yang dilakukan  oleh PT BPS ditemukan penyalahgunaan izin dimana PT  BPS yang memiliki SK IUP 08/DPM-PTSP/1/2018 dengan luasan lahan 89,16 ha adalah izin tambang batuan, akan tetapi fakta di lapangan terjadi aktivitas penambangan ore nikel dan hal ini termasuk kategori ilegal mining. Foto: dok. Forsemesta

Izin Dicabut, Pertambangan Ini Beroperasi Secara Ilegal
Izin Dicabut, Pertambangan Ini Beroperasi Secara Ilegal
Izin Dicabut, Pertambangan Ini Beroperasi Secara Ilegal
Izin Dicabut, Pertambangan Ini Beroperasi Secara Ilegal
Izin Dicabut, Pertambangan Ini Beroperasi Secara Ilegal