Foto Bisnis

Teknologi Ini Bikin Petani Tak Perlu Cemas Harga Bawang Anjlok

Imam Suripto - detikFinance
Jumat, 06 Sep 2019 16:11 WIB

Brebes - Pemkab Brebes uji coba penyimpanan bawang merah dengan teknologi Controlled Atmospher System. Lokasi uji coba di kompleks pasar bawang Desa Klampok, Wanasari.

Pemkab Brebes, Jawa Tengah, melakukan uji coba penyimpanan bawang merah dengan teknologi Controlled Atmospher System (CAS), di kompleks pasar bawang Desa Klampok Kecamatan Wanasari. Nantinya, pengelolaan gudang CAS ini juga akan dibarengi dengan SRG (sistem resi gudang). Gudang berteknologi canggih ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan yang dihadapi petani saat harga sedang jatuh.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Brebes, Maryono mengatakan, gudang CAS ini memiliki keunggulan dibanding gudang konvensional. Gudang ini dilengkapi teknologi pengatur oksigen yang bisa membuat bawang bisa disimpan lama tanpa mengalami penyusutan berarti. Warna bawang pun tak pudar meski tiga bulan disimpan di gudang.

Selain bisa menjaga kualitas bawang tetap bagus, nantinya pengelolaan gudang CAS ini akan dibarengi dengan sistem resi gudang (SRG). Sistem ini akan memberikan keuntungan bagi petani karena bisa mendapatkan modal dari lembaga keuangan. Pinjaman bisa diperoleh dengan mengagunkan barang yang digudangkan tersebut.

Mekanisme sistem resi gudang, menurut Maryono dilakukan dengan melalui beberapa tahapan. Pertama, komoditi yang disimpan sesuai dengan Permendag nomor 9 tahun 2017. Dimana ada 13 komoditi yang bisa dijadikan agunan dengan resi gudang, salah satunya adalah bawang merah. Setelah barang masuk, pengelola akan melakukan taksiran untuk menentukan resi dari komoditas yang disimpan. Dengan keluarnya resi petani bisa mengajukan pinjaman di lembaga keuangan yang ditunjuk pemerintah.

Pengelola Gudang CAS, Dian Alex Chandra menjelaskan, secara hitung hitungan ekonomi, menyimpan di gudang CAS petani tidak akan merugi. Dia mencontohkan, bila harga bawang Rp 15 ribu per kilogram (kg) dan disimpan dua bulan maka masih ketemu harga Rp.16 ribu. Sementara bila disimpan di gudang konvensional, jika sekarang pada harga Rp.15 ribu maka dua bulan kemudian modal menjadi Rp.21 ribu. Dengan sisa harga Rp.16 ribu, jika harga pasaran Rp.18 ribu maka masih ada untung Rp.2000 per kilo.

Teknologi Ini Bikin Petani Tak Perlu Cemas Harga Bawang Anjlok
Teknologi Ini Bikin Petani Tak Perlu Cemas Harga Bawang Anjlok
Teknologi Ini Bikin Petani Tak Perlu Cemas Harga Bawang Anjlok
Teknologi Ini Bikin Petani Tak Perlu Cemas Harga Bawang Anjlok
Teknologi Ini Bikin Petani Tak Perlu Cemas Harga Bawang Anjlok