Foto Bisnis

Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Rabu, 25 Sep 2019 15:43 WIB

Simeulue - Pedasnya harga cabai tak hanya jadi persoalan bagi warga di kota-kota besar. Di Pulau Simeulue, Aceh, harga cabai juga mengalami pasang surut mengikuti angin.

Cabai jadi salah satu bahan makanan yang paling banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. Tak heran pasang surut harga cabai selalu menjadi sorotan.

Kenaikan harga cabai karena sejumlah faktor nyatanya juga tak hanya dialami oleh masyarakat di kota-kota yang berada di Pulau Jawa. Harga cabai yang naik-turun juga dirasakan oleh warga di Pulau Simeulue, Aceh.

Harga cabai di salah satu pulau terluar di Indonesia ini dirasakan bergejolak jika angin barat datang.

Selain itu, cuaca ekstreme juga turut memengaruhi naik turunnya harga cabai.

Jika dalam kondisi normal, warga dapat membeli cabai dengan harga puluhan ribu rupiah per kilogram.

Namun, jika cuaca dalam kondisi tak baik, harga cabai pun dapat melonjak hingga ratusan ribu rupiah per kilogramnya.

Tak jarang saat cabai tak habis dijual cabai-cabai tersebut mulai membusuk dan dibuang begitu saja oleh penjualnya.

Meski harganya pasang surut, cabai masih menjadi salah satu bahan makanan yang paling dicari oleh masyarakat.

Untuk mengakali kenaikan harga cabai warga pun mengurangi kuantitas pembeliannya agar tak terlalu mahal.

Seorang pedagang di Pulau Simeulue, Aceh, nampak menjual cabai dan berbagai bumbu dapur lain di tokonya.

Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh
Pasang Surut Harga Cabai di Pulau Simeulue Aceh