Foto Bisnis

Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin

Agung Pambudhy - detikFinance
Rabu, 09 Okt 2019 17:00 WIB

Jakarta - Proyek pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terus dikebut. Yuk, intip penampakan terkininya di kawasan Jatiwaringin.

Begini penampakan terkini proyek pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, Rabu (9/10/2019).

Pembangunan terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung menggunakan Tunnel Boring Machine (TBM), yaitu alat bor yang didatangkan khusus dari China. 

TBM tersebut telah mendarat di lokasi tunnel pertama kereta cepat Jakarta-Bandung yang terletak di Halim Km 3+600, Jakarta. TBM KCJB tersebut berangkat dari Zhanghuabang Wharf, Shanghai China dengan kapal Phoenix Pine ke Tanjung Priok.

Tunnel boring machine super besar ini berbobot 3.649 ton dengan diameter 13,19 m dan panjang 105 m. Alat bor ini akan beroperasi di daerah Halim dengan menggunakan metode shield tunneling untuk pengerjaan konstruksi terowongan sepanjang 1,88 km yang merupakan bagian dari 22 titik penting pekerjaan konstruksi KCJB.

Pengerjaannya menggunakan metode shield tunneling dikarenakan titik kritis ini berlokasi di Km 3+600. Lokasi tersebut melewati jalan tol Cikampek dan overpass jalan arteri Jatiwaringin yang notabene merupakan titik terpadat mobilisasi warga Jakarta ke daerah Bekasi dan Bandung.

Penggunaan TBM ini diyakini sama sekali tidak akan menghambat lalu lintas tol Jakarta-Cikampek karena tingkat keamanan metode pengerjaan shield tunneling jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode Drill, blasting atau metode lainnya.

Metode ini bekerja seperti cacing bawah tanah dimana pengerjaannya dilakukan tanpa mengganggu aktivitas yang ada di atasnya. Selain itu, TBM juga digunakan pada titik ini karena sesuai dengan aturan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandara Halim Perdanakusuma yang mengatur ketinggian bangunan dan kemungkinan mengganggu operasional penerbangan.

TBM raksasa ini sendiri berbobot 3.649 ton. Lalu memiliki diameter 13,19 meter dan panjang 105 meter. Nantinya, bor ini akan bekerja 24 jam tanpa henti.

Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin
Penampakan Terkini Proyek Terowongan Kereta Cepat di Jatiwaringin