Foto Bisnis

Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik

Iswahyudy, Istimewa - detikFinance
Rabu, 09 Okt 2019 19:59 WIB

Way Kanan - Warga di Kampung Negeri Sungkai, Kabupaten Way Kanan, Lampung, mengumpulkan urine kambing. Urine kambing ini diubah menjadi Pupuk organik cair (POC).

Gapoktan Tunggal di Kampung Negeri Sungkai, Kabupaten Way Kanan membuat bank urine kambing. Pool/Kemendes.

Di bank ini, nasabah dari anggota gapoktan yang menyetor urine kambing akan mendapat pupuk organik cair (POC). Inovasi ini sudah masuk Bursa Inovasi Desa Nasional yang digarap Kementerian Desa, Pembangunan, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT). Pool/Kemendes.

Pupuk organik cair (POC) yang dihasilkan dari urine kambing. Pupuk ini cocok untuk semua tanaman dan memberikan rasa yang lebih enak dari buah atau sayur yang dihasilkan. Pool/Kemendes.

Setiap peternak menaruh terpal dan jerikan di bawah kandang kambing untuk mengumpulkan urine kambing. Pool/Kemendes.

Dua minggu sekali anggota gapoktan Tunggal menyetor urine kambing. Ada yang 15 liter hingga 22 liter yang berasal dari 4 hingga 5 kambing. Pool/Kemendes.

Bahan-bahan tambahan yang digunakan untuk membuat POC. Setiap bahan memiliki fungsi yang beragam. Butuh waktu seminggu agar urine kambing yang sudah ditambah bahan lainnya bisa digunakan sebagai pupuk. Pool/Kemendes.

Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik
Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik
Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik
Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik
Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik
Bisa Ditiru, Warga Kumpulkan Urine Kambing Jadi Pupuk Organik