Tapal Batas

Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan

Pradita Utama - detikFinance
Minggu, 03 Nov 2019 10:01 WIB

Nunukan - Kampung Mamolo menjadi salah satu sentra produksi rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Yuk kita lihat geliat bisnis rumput laut Nunukan.

Harga rumput laut kering sekitar Rp 20.000 per kilogram.
Sejumlah warga memilah rumput laut di kawasan Kampung Mamolo, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (6/10).
Rumput laut dari Nunukan, Kalimantan Utara mulai menemukan pasar di luar negeri, yakni Korea. Ekspor perdana sudah dimulai bulan Pebruari sebanyak 63 ton oleh PT Sebatik Jaya Mandiri (SJM).
Pemerintah Kabupaten Nunukan pun memberikan dukungan dengan meminjamkan gudang bagi penyimpanan rumput laut sebelum dikapalkan ke Surabaya, kemudian diekspor ke Korea.
Kegiatan ekspor rumput laut Nunukan ke Korea telah berjalan di bulan Februari 2019 sebanyak 2 kali dengan jumlah barang sekitar 63 ton.
Saat itu, kantor Karantina masih memberikan kebijakan kepada eksportir yang belum memiliki gudang.
Bersamaan kegiatan ekspor, harga rumput laut kering di bulan Februari melonjak naik dan kembali ke harga sekitar Rp 20.000 perkilogram. 
Kenaikan ini berdampak sangat bagus untuk para pengusaha dan petani di Nunukan.
Nunukan menjadi daerah penghasil rumput laut terbesar di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Dalam 1 bulan hasil rumput laut kering mencapai 500 ton, atau naik  dibandingkan tahun 2016 dan 2017  yang hanya 300 ton per bulan.
Tumpukan rumput laut tengah dijemur.
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan
Geliat Petani Rumput Laut di Nunukan