Foto Bisnis

Infrastruktur Papua Barat Digenjot, Ini Lho Hasilnya

Pool - detikFinance
Sabtu, 02 Nov 2019 13:17 WIB

Papua Barat - Kementerian PUPR menggenjot pembangunan di Provinsi Papua Barat. Hal itu demi membuka keterisolasian wilayah hingga menekan kemahalan biaya.

Sejak 2018, Jalan Trans di Provinsi Papua Barat sepanjang 1.071 km telah tersambung dan terus ditingkatkan kondisinya hingga tahun 2019 yang sudah beraspal sepanjang  743 km dan sisanya masih agregat atau perkerasan tanah. Jalan Trans Papua Barat terbagi menjadi dua segmen/ruas yaitu segmen I Sorong-Maybrat-Manokwari (595 km) yang menghubungkan dua pusat ekonomi di Papua Barat yakni Kota Sorong dan Manokwari yang kini dapat ditempuh dalam waktu 14 jam. Pool/Kementerian PUPR.

Segmen II Manokwari-Mameh-Wasior-Batas Provinsi Papua juga telah berhasil tembus pada Desember 2017. Dari panjang 476 km, kondisi beraspal sepanjang 192  km, perkerasan tanah 283 km, namun masih diperlukan pembangunan 3 buah jembatan dengan panjang total 210 meter. Pool/Kementerian PUPR.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan juga telah menyelesaikan pembangunan 222 unit rumah khusus (Rusus) di Papua Barat yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kaimana. Pool/Kementerian PUPR.

Rusus yang dibangun merupakan rumah tipe 36, dilengkapi meubelair dan prasarana sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan, drainase, listrik dan air. Kondisi tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan penghuni. Pool/Kementerian PUPR.

Infrastruktur Papua Barat Digenjot, Ini Lho Hasilnya
Infrastruktur Papua Barat Digenjot, Ini Lho Hasilnya
Infrastruktur Papua Barat Digenjot, Ini Lho Hasilnya
Infrastruktur Papua Barat Digenjot, Ini Lho Hasilnya