Foto Bisnis

Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan

Agung Pambudhy - detikFinance
Sabtu, 23 Nov 2019 11:46 WIB

Bekasi - Pemerintah akan menambah dana subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dana yang disiapkan mencapai Rp 2 triliun untuk 30 ribu rumah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pemerintah akan segera menambah dana subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak Rp 2 triliun untuk 30.000 rumah sampai akhir tahun.
Basuki pun mengatakan anggaran tersebut akan ditalangi terlebih dahulu oleh Bank BTN dan PT SMI masing-masing sebesar Rp 1,5 triliun dan Rp 500 miliar.
Adapun keputusan tersebut telah disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui Basuki langsung.
Dia mengatakan surat dari Menkeu sudah diterima dan secepatnya akan meminita BTN untuk mencairkan dana tersebut.
Untuk diketahui, saat ini ada puluhan ribu calon pembeli rumah dengan skema pendanaan FLPP yang belum bisa menghuni rumah yang dipilihnya.

Pasalnya dana FLPP 2019 sebesar Rp 7,1 triliun yang disiapkan pada 2019 keburu habis sebelum tahun berakhir.
Dana FLPP sendiri digunakan untuk mensubsidi uang muka rumah yang dibeli oleh masyarakat menengah ke bawah dengan gaji maksimal Rp 4 juta.
Karena dananya sudah habis, maka rumah-rumah itu belum terbayarkan sehingga calon pembeli belum bisa menempatinya.
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan
Melihat Target Pembangunan Rumah 5 Tahun ke Depan