Foto Bisnis

Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak 'Kota Mati'

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Minggu, 26 Jan 2020 14:36 WIB

Jakarta - Sepi, lengang, dan tak berpenghuni. Begitu riwayat Wisma Atlet Kemayoran. Deretan hunian tinggi menjulang ini telah dibiarkan kosong selama setahun lebih.

Niatnya hunian ini dibangun untuk menampung para atlet dalam gelaran olah raga akbar se-Asia, Asian Games dan Asian Para Games medio 2018 lalu. Kompetisi selesai, Wisma Atlet Kemayoran ditinggal para penghuninya.
Kini Wisma Atlet bagaikan kota mati. Jalan-jalan setapak yang dulunya ramai lalu lalang para atlet kini kosong melompong. Petugas keamanan pun tak banyak berjaga.
Gerbang masuk areal Wisma Atlet pun tertutup rapat, lengkap dengan gembok. Hanya ada satu gerbang yang terlihat dibuka, dan dijaga oleh seorang petugas keamanan.
Tower-towernya pun dari luar kelihatan tidak digunakan berkegiatan sama sekali. Hanya beberapa lampu di koridor yang terlihat dibiarkan menyala.
Dilihat dari luar, bangunan tower tampak tetap kokoh berdiri, hanya saja di beberapa tower catnya sudah mulai kusam.
Lingkungan di dalam areal Wisma Atlet pun terjaga dan terawat. Tidak banyak sampah berserakan, rumput dan kebun pun terlihat rapih.
Meski begitu, kesan tempat kosong yang ditinggalkan tetap melekat di lingkungan Wisma Atlet.
Sayangnya, saat mencoba izin untuk masuk lebih dalam detikcom ditahan oleh petugas keamanan, alasannya untuk masuk harus ada izin masuk dari Kementerian PUPR.
Wisma Atlet Kemayoran terdiri dari 10 tower yang terbagi atas tiga tower di Blok C-2 seluas 135.000 m2 dan tujuh tower di Blok D-10 seluas 333.700m2.
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati
Potret Sepinya Wisma Atlet Kemayoran yang bak Kota Mati