Foto Bisnis

Produksi Batik Menurun Akibat Corona

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra - detikFinance
Kamis, 09 Apr 2020 21:59 WIB

Jakarta - Sentra produksi kain batik di Pekalongan, Jawa Tegah, mengalami penurunan akibat dampak merebaknya virus Corona.

Foto udara pekerja menjemur kain batik di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020). Menurut pekerja setempat, produksi batik menurun hingga 50-80 persen dikarenakan banyaknya pertokoan grosir batik di Jakarta yang menjadi pasar perajin tutup akibat dampak wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww.
Foto udara memperlihatkan aktivitas pekerja kain batik di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020).
Foto udara pekerja menjemur kain batik di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020). Menurut pekerja setempat, produksi batik menurun hingga 50-80 persen dikarenakan banyaknya pertokoan grosir batik di Jakarta yang menjadi pasar perajin tutup akibat dampak wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww.
Menurut pekerja setempat, produksi batik menurun hingga 50-80 persen.
Foto udara pekerja menjemur kain batik di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020). Menurut pekerja setempat, produksi batik menurun hingga 50-80 persen dikarenakan banyaknya pertokoan grosir batik di Jakarta yang menjadi pasar perajin tutup akibat dampak wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww.
Hal tersebut imbas merebaknya virus Corona.
Foto udara pekerja menjemur kain batik di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020). Menurut pekerja setempat, produksi batik menurun hingga 50-80 persen dikarenakan banyaknya pertokoan grosir batik di Jakarta yang menjadi pasar perajin tutup akibat dampak wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww.
Selain itu menurunnya produksi dikarenakan banyaknya pertokoan grosir batik di Jakarta yang menjadi pasar perajin tutup.
Produksi Batik Menurun Akibat Corona
Produksi Batik Menurun Akibat Corona
Produksi Batik Menurun Akibat Corona
Produksi Batik Menurun Akibat Corona