Foto Bisnis

Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona

Rinto Heksantoro - detikFinance
Selasa, 16 Jun 2020 16:00 WIB

Purworejo - Pandemi Corona membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.

Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda bahkan pengrajin mengaku kewalahan memenuhi pesanan.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Adalah Bagus Setiyono (38) warga Jl KH Dahlan 15 B, Purworejo yang baru menggeluti dunia kerajinan tangan dari limbah kayu selama 1,5 tahun terakhir. Ironisnya, di saat pengusaha lain terpuruk sejak wabah COVID-19 melanda dunia termasuk Indonesia, justru usahanya tak terganggu sedikitpun bahkan omsetnya terus meningkat drastis.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Karena banyak permintaan, ia pun mengaku kewalahan memenuhi pesanan para pelanggan. Untuk mengerjakan kerajinan tersebut, kadang ia harus meminta bantuan tukang kayu lain ikut membantu merampungkan pesanan.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Bapak satu orang anak itu mengaku bisa membuat kerajinan tangan berawal saat dirinya disuruh salah seorang teman untuk membuatkan gantungan kunci. Meskipun hanya dianggap iseng, namun sejak saat itu justru pesanan dari orang lain terus berdatangan hingga akhirnya ia memutuskan untuk menekuni dunia kerajinan dari limbah kayu. 
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Sebelum menjadi pengrajin, Bagus juga pernah menjadi tukang servis HP. Namun karena kurang menunguntungkan, ia kini lebih fokus menjadi pengrajin karena keuntungannya lebih menjanjikan.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Kini, home insdustry yang ia tekuni telah menjadi mata pencaharian pokok. Berbagai pernak pernik perhiasan bisa ia kerjakan sesuai dengan permintaan pelanggan. Tak hanya gantungan kunci, hiasan dinding, perkakas rumah tangga hingga dekorasi pernikahan sanggup ia garap dengan apik.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Untuk membuat kerajinan itu, Bagus menggunakan limbah kayu jenis Gamelina dan Jati Belanda. Agar hasil karyanya lebih dikenal, ia juga menawarkannya melalui media sosial. Tak hanya dari Purworejo dan sekitarnya, pesanan pun datang dari berbagai daerah seperti Magelang, Yogyakarta, Jakarta bahkan hingga luar Pulau Jawa.
Pandemi Corona telah membuat dunia perekonomian lumpuh. Namun kerajinan dari limbah kayu di Purworejo, Jawa Tengah justru banjir pesanan saat wabah COVID-19 melanda.
Harga kerajinan yang ditawarkan pun bervariatif. Mulai dari harga Rp 5 ribu hingga jutaan rupiah. Bagus berharap produknya lebih dikenal luas lagi oleh masyarakat dan lebih laris.
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona
Kerajinan Limbah Kayu Laris Manis di Tengah Corona