Foto Bisnis

Urban Farming Menggeliat di Tengah Pandemi

Istimewa - detikFinance
Minggu, 12 Jul 2020 11:39 WIB

Jakarta - Selama pandemi COVID-19, konsep pertanian kota atau urban farming terus diminati. Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium.

Selama pandemi COVID-19, konsep pertanian kota atau urban farming terus diminati dan berkembang. Salah satunya dilakukan oleh Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium.

Pertanian urban adalah praktik budidaya, pemrosesan, dan disribusi bahan pangan di atau sekitar kota.

Selama pandemi COVID-19, konsep pertanian kota atau urban farming terus diminati dan berkembang. Salah satunya dilakukan oleh Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium.

Sejumlah aplikasi juga dikembangkan untuk membantu konsep urban farming, salah satunya aplikasi Sistem Informasi Pertanian Indonesia (Sipindo).

Selama pandemi COVID-19, konsep pertanian kota atau urban farming terus diminati dan berkembang. Salah satunya dilakukan oleh Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium.

Petugas penyuluh memberikan penjelasan kepada Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium Yuliana Darmawan mengenai penyakit tanaman kubis dan cara pengendaliannya menggunakan aplikasi Sipindo di Perumahan Pondok Arum, Kelurahan Nambo Jaya, Kota Tangerang.

Selama pandemi COVID-19, konsep pertanian kota atau urban farming terus diminati dan berkembang. Salah satunya dilakukan oleh Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium.

Selama pandemi COVID-19 dan masa physical distancing, kebutuhan sayuran warga sekitar perumahan Pondok Arum mampu dipenuhi oleh KWT Anthurium.

Urban Farming Menggeliat di Tengah Pandemi
Urban Farming Menggeliat di Tengah Pandemi
Urban Farming Menggeliat di Tengah Pandemi
Urban Farming Menggeliat di Tengah Pandemi