Foto Bisnis

Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah

Dian Firmansyah - detikFinance
Senin, 24 Agu 2020 20:15 WIB

Kabupaten Subang - Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Aktivitas para perajin arang di Kabupaten Subang, Jawa Barat, tampak sibuk di tengah banjirnya orderan ekspor arang ke berbagai negara dunia di masa pandemi virus Corona.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Perajin di Kampung Cisaat, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Subang misalnya, dalam satu bulan ini ia harus memenuhi permintaan dari negara China hingga 320 Ton arang, ratusan juta pun ia dapatkan dalam satu bulannya.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Toni menjelaskan, pihak pembeli dari China melalui buyer dengan perajin sudah melakukan kontrak pemesanan persatu bulan ini, perajin harus menyiapkan 320 Ton arang.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Bukan arang sembarang arang yang di minati oleh konsumen dari luar negeri, arang yang berkualitas baik dengan bahan baku kayu pilihan serta memiliki tekstur yang keras seperti kayu pohon kopi.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Proses pembakaran pun cukup lama sekitar dua pekan, dengan tungku pembakaran yang besar.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Proses pembuatan arang mulai dari memilah kayu, menata kayu di dalam rumah oven, kemudian dilakukan proses pembakaran agar api dapat membuat hawa panas membakar kayu yang di tata tadi, proses pembakaran dilakukan selama dua pekan dan hasil pembakaran pun akanembuat arang dengan sempurna.

Pandemi Corona tak membuat aktivitas ekspor arang di Subang lesu. Di masa pandemi ini, perajin arang di Subang kebanjiran order ekspor ke berbagai negara dunia.

Toni bercerita tentang awal mula bergelut di dunia ini yang sudah berjalan selama 4 tahun, melihat limbah kayu dan peluang wilayah sebagai kawasan wisata, membuat ia berpikir keras hingga akhirnya berjalan lancar.

Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah
Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah
Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah
Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah
Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah
Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah
Corona Merajalela, Produksi Arang Tak Goyah

Tag Terpopuler