Foto Bisnis

Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat

Agung Pambudhy - detikFinance
Senin, 07 Sep 2020 14:18 WIB

Jakarta - Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Pegawai sebuah industri roti skala rumah tangga Sari Bakery di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menyiapkan adonan roti sebelum dipanggang di dalam oven, Senin (7/9/2020).

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Usaha kecil milik Udin tersebut setiap hari membuat sekitar 3.200 bungkus roti dengan 9 jenis rasa yang dijual Rp 2.000 per buah.

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Pemilik usaha, Udin, mengaku belum mendapatkan sosialisasi tentang bantuan presiden sebesar Rp 2,4 juta bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi COVID-19.

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Seperti diketahui, pemerintah menyediakan program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk pelaku UMKM yang terdampak pandemi virus Corona (COVID-19). Target pemerintah ada 15 juta pelaku usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) yang bisa mendapatkan BLT UMKM tersebut.

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Banpres Produktif ini untuk pelaku usaha mikro yang selama ini susah mendapat akses pinjaman untuk modal kerja, terlebih di masa pandemi. Dengan catatan, pelaku usaha mikro tidak sedang menerima kredit perbankan.

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan oleh pemerintah sejak pekan lalu. Pada tahap I, program ini akan disalurkan kepada 9,1 juta pelaku usaha mikro yang terdaftar di Pegadaian (59,37) persen, bank Himbara, Asbanda, Perbarindo (32 persen), Dinas Koperasi & UKM seluruh Indonesia (5,87 persen), serta koperasi (1,77 persen).

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Lantas, bagaimana dengan pelaku UMKM yang belum mendapatkan BLT tersebut? Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, pelaku UMKM yang belum mendapatkan Banpres Produktif masih bisa mengajukan atau mendaftarkan dirinya. Seperti diketahui, bantuan untuk UMKM harus didaftarkan ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten/Kota.

Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi UMKM Rp 2,4 juta sudah disalurkan. Namun sejumlah pelaku UMKM mengaku belum mendapat sosialisasi.

Syarat mendapat bantuan ini adalah WNI yang memiliki e-KTP, Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari lembaga pengusul, memiliki rekening bank di bank umum. Kemudian pelaku UMKM bisa mengajukan atau mendaftarkan identitas dan usaha yang dirintis ke Dinas UMKM dan Koperasi di Kabupaten/Kota setempat, setelah itu, Dinas UMKM dan Koperasi Kabupaten/Kota akan mengentifikasi dan melakukan verifikasi data. Jika semua syarat sudah dipenuhi, bantuan sebesar Rp2,4 juta akan ditransfer ke rekening masing-masing secara langsung.

Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat
Bisnis Usaha Roti Terus Menggeliat