Picture Story

Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal

ANTARA FOTO/MN Kanwa - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 13:43 WIB

Kepulauan Riau - Patroli laut kepabeanan dilakukan untuk melindungi kekayaan negara dari kejahatan keluar masuknya barang ilegal. Seperti yang dilakukan di Perairan Malaka.

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kepulauan Riau sebagai provinsi terdepan yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura kerap menjadi pintu masuk penyelundupan barang-barang ilegal seperti penyelundupan barang elektronik, pakaian bekas, hasil bumi hingga narkotika.   

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Oleh karena itu kepabeanan menjadi hal yang sangat penting.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang merupakan instansi pemegang tugas kepabeanan memiliki peran yang cukup strategis menjaga wilayah perbatasan yang sebagian besar terdiri dari perairan ini.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Upaya penjagaan pintu perbatasan tersebut salah satunya dilakukan dengan cara patroli laut yang tujuannya melindungi kekayaan negara dari ancaman baik masuk dan keluarnya barang-barang ilegal.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau sebagai pelaksana di sepanjang wilayah Perairan Selat Malaka, dari Aceh hingga Perairan Kalimantan Barat memiliki tugas yang cukup berat.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Berbeda dengan wilayah darat, wilayah perairan memerlukan upaya yang lebih ekstra dalam melakukan penjagaan. Bukan hanya wilayah perairan yang luas tapi juga lalu lintas laut yang sangat padat di sepanjang Selat Malaka.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Personel Bea Cukai dituntut untuk lebih teliti dan jeli saat mengamati arus lalu lintas laut di Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran terpadat di dunia.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Mereka harus bisa membedakaan  dan juga memprediksi kemungkinan kapal-kapal yang membawa barang-barang ilegal tersebut melintas perbatasan NKRI.  

Sejumlah awak Kapal BC 10003 melaksanakan shalat berjamaah di sela-sela patroli laut.

Para personel juga harus melakukan aktivitas sehari-harinya di dalam kapal.  

Sejumlah awak Kapal BC 10003 melaksanakan shalat berjamaah di sela-sela patroli laut.

Menjalani tugas yang berat sudah menjadi tanggung jawab mereka kepada negara.  

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau memiliki armada laut berupa kapal patroli sebanyak 31 unit dan 11 unit speedboat.   

Awak kapal mengangkat jangkar kapal usai labuh jangkar di Perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kapal patroli digunakan untuk melakukan patroli jarak jauh sedangkan speedboat digunakan untuk patroli jarak dekat dan penangkapan yang membutuhkan kecepatan.  

Sejumlah awak Kapal BC 10003 melaksanakan shalat berjamaah di sela-sela patroli laut.

Patroli laut di sepanjang Perairan Selat Malaka dibagi menjadi dua sektor yakni sektor 1 meliputi wilayah Perairan Aceh hingga Tanjung Balai Karimun dan sektor 2 dari Tanjung Balai Karimun hingga perairan Kalimantan Barat.  

Sejumlah awak Kapal BC 10003 melaksanakan shalat berjamaah di sela-sela patroli laut.

Secara bergantian kapal-kapal patroli dan juga speedboat milik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau digunakan oleh para personel Bea dan Cukai guna menjaga Perairan Selat Malaka hingga Laut Natuna dari kejahatan fiskal.  

Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal
Foto Patroli Laut Bea dan Cukai Hadang Barang Ilegal