Foto Bisnis

Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T

dok. detikcom - detikFinance
Rabu, 23 Sep 2020 20:10 WIB

Sidoarjo - Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengajukan tambahan anggaran Rp 1,5 triliun kepada Menteri Keuangan untuk ganti rugi atas dampak lumpur lapindo di Jawa Timur.

Lumpur Lapindo di Sidoarjo

Tambahan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun dijelaskan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, untuk biaya ganti rugi atas dampak yang disebabkan banjir lumpur panas Sidoarjo yang juga dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo di Jawa Timur. Gracella Mingkid/detikcom  

Patung-patung di lumpur Lapindo

Basuki menjelaskan hal tersebut merupakan tindaklanjut atas kesimpulan dalam rapat kerja sebelumnya dengan Komisi V. Suparno/detikcom  

Luas lahan yang ditenggelamkan lumpur mencapai 640 hektar. Ribuan rumah dan persawahan sirna sejak lumpur menyembur 26 Mei 2006. Bagaimana keganasan lumpur yang mengusir penduduk dari 4 desa dan 3 kecamatan di Sidoarjo itu .Semburan lumpur lapindo belum juga berhenti meski sudah menginjak tahun ke 9. Sejak menyembur pada 29 Mei 2006, luapan lumpur ini telah menenggelamkan sejumlah desa di tiga kecamatan di Sidoarjo. Seluas 640 hektar lahan kini berubah menjadi kolam penampungan lumpur. Ini penampakan ganasnya lumpur lapindo yang direkam pada tahun 2006 dan 2007. budi Sugiarto/file/detikfoto

Pada kesempatan sebelumnya, Basuki mengajukan dana sebesar Rp 280 miliar untuk menangani banjir lumpur panas Sidoarjo. Budi Sugiharto/detikcom  

Semburan Lumpur Lapindo sudah berumur 9 tahun dan tak juga tuntas penyelesaiannya. 9 warga juga menggelar aksi mandi lumpur, Minggu (24/5/2015). Suparno/detikcom

Lumpur panas ini telah menggenangi tanah wilayah Timur Jawa sejak 14 tahun lalu tepatnya sejak 29 Mei 2006 dan sampai sekarang masih belum hilang. Suparno/detikcom  

Kondisi tanggul di titik 67, Desa Gempol Sari

Anggaran sebanyak Rp 280 miliar itu sudah termasuk dalam total anggaran target prioritas bidang sumber daya air 2021 Kementerian PUPR yang sebesar Rp 44,67 triliun. Suparno/detikcom  

lumpur lapindo

Sebagaimana diketahui, untuk Tahun Anggaran 2020 ini, Kementerian PUPR melalui Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) telah mengalokasikan Rp 239,7 miliar untuk penanganan lumpur Sidoarjo dalam rangka meningkatkan pengaliran lumpur ke Kali Porong dan menjaga keandalan tanggul dan infrastruktur lainnya. Suparno/detikcom  

Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T
Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T
Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T
Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T
Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T
Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo, Menteri PUPR Minta Rp 1,5 T