Foto Bisnis

Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Gerakan 1 Juta Kompor Induksi

Istimewa - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 22:28 WIB

Jakarta - PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Hal itu dilakukan guna dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Hal itu dilakukan guna dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Guna mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional, PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Peluncuran secara simbolis dilakukan langsung secara daring oleh Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, dalam rangkaian Hari Listrik Nasional ke-75, Selasa (27/10).  Istimewa/Dok. PLN.

PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Hal itu dilakukan guna dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Konversi dari kompor elpiji ke kompor induksi juga akan menghemat anggaran subsidi LPG yang telah dianggarkan sebesar Rp 50,6 Triliun pada APBN 2020. Selain itu konversi ini juga meningkatkan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi berbasis impor menjadi energi berbasis lokal. Istimewa/Dok. PLN.

PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Hal itu dilakukan guna dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Seperti diketahui, elpiji yang dikonsumsi sebagian besar masih impor, sementara listrik adalah energi berbasis lokal. PLN menargetkan subsidi elpiji dalam lima tahun akan turun sekitar Rp 4,8 triliun. Dengan melakukan konversi ke kompor induksi juga akan meningkatkan konsumsi energi listrik dan energi bersih. Pada tahun 2019, penggunaan listrik per kapita baru mencapai 1.084 kilo Watt hour (kWh) per kapita, PLN menargetkan konsumsi listrik per kapita meningkat menjadi 1.142 kWh. Istimewa/Dok. PLN.

PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Hal itu dilakukan guna dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Penggunaan kompor induksi juga dinilai lebih efisien. Hasil kajian teknis laboratorium Institut Teknologi PLN menunjukkan, untuk memasak 1 liter air dengan menggunakan kompor induksi 1.200 watt sebesar Rp 158,-, sementara menggunakan kompor elpiji tabung 12 kg (api maksimal) sekitar Rp 176,-. Istimewa/Dok. PLN.

PLN meluncurkan Gerakan Konversi Satu Juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi. Hal itu dilakukan guna dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Untuk mendorong penggunaan kompor induksi, PLN akan menyiapkan program promo layanan PLN bagi pengguna kompor induksi, seperti tambah daya ataupun penyambungan baru. PLN juga telah bekerjasama dengan penyedia kompor induksi dan gerai-gerai penjualan untuk mendorong ketersediaan produk kompor induksi yang terjangkau di pasar. Istimewa/Dok. PLN.

Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Gerakan 1 Juta Kompor Induksi
Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Gerakan 1 Juta Kompor Induksi
Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Gerakan 1 Juta Kompor Induksi
Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Gerakan 1 Juta Kompor Induksi
Dukung Ketahanan Energi Nasional Lewat Gerakan 1 Juta Kompor Induksi