Foto Bisnis

Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini

Eko Susanto - detikFinance
Senin, 04 Jan 2021 22:15 WIB

Magelang - Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Seorang perajin tahu bulat, Danang Santoso (37), mengatakan, kenaikan harga kedelai tidak berpengaruh terhadap penjualan tahunya. Kenaikan ini berdampak pada penambahan ongkos biaya produksi.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Kenaikan harga kedelai ini juga berpengaruh pada biaya produksi. Untuk sekali produksi harus mengeluarkan tambahan uang sekitar Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Penambahan biaya produksi ini karena kenaikan harga kedelai yang semula per kilo Rp 6.600 menjadi Rp 9.100.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Untuk biaya sekali produksi biaya yang diperlukan sekitar Rp 150 ribu sampai Rp 160 ribu. Kemudian, sekarang sekali produksi biayanya menjadi Rp 190 ribu. Adapun sehari bisa 30 sampai 40 kali produksi.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Danang menuturkan, jika sekali beli 1 ton kedelai. Sekali beli tersebut berarti ada kenaikan sekitar Rp2,5 juta yang cukup untuk stok 2 sampai 3 hari. Kemudian, belum lagi adanya kenaikan harga minyak goreng.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Siasat adanya kenaikan harga kedelai, kata dia, yang dilakukan dengan mengurangi ukuran. Untuk normalnya satu tahu bulat 16-17 gram, sekarang 13-14 gram.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Untuk membuat tahu bulat, kata dia, menggunakan mesin. Hal ini seperti mesin bakso.

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Tahu bulat yang jadi tersebut diambil sales di rumahnya. Kemudian diedarkan menuju Pasar Muntilan. 

Perajin tahu bulat di Kota Magelang ini terpaksa mengurangi ukuran. Upaya ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.

Untuk produksi meliputi ukuran sedang dan kecil. Untuk ukuran sedang 10 biji dijual kepada pedagang sebesar Rp 3.000. Kemudian ukuran kecil 10 biji dijual kepada pedagang Rp 1.500.

Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini
Hiks, Ukuran Tahu Bulat Jadi Mini