Foto Bisnis

Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk

Pradita Utama - detikFinance
Selasa, 05 Jan 2021 15:53 WIB

Jakarta - Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Cuaca ekstrem yang melanda kawasan pesisir turut berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Menurut keterangan para nelayan, saat ini tangkapan ikan menurun karena faktor cuaca buruk yang tidak menentu.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Cuaca yang tak menentu itu pun membuat pasokan penjualan ikan menurun dari hari biasanya.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Salah satu nelayan mengatakan saat ini hanya mendapatkan 60 kilogram ikan saja dalam sekali melaut.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Hal itu jauh berbeda dari bulan biasanya yang bisa mendapatkan 1 ton ikan.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Pada bulan Desember kemarin, para nelayan hanya mendapatkan Rp 2-3 juta dan itu harus dibagikan kepada anak buah kapal yang berjumlah 10-20 orang. Biasanya jika tangkapan ikan banyak, satu kru kapal nelayan bisa mendapatkan Rp 10 juta.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Hal tersebut berdampak pada minimnya stok ikan di tempat pelelangan ikan di Muara Angke.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Biasanya TPI Muara Angke menjadi tempat favorit bagi warga untuk mencari ikan segar.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Sebagai informasi, data produksi pendaratan ikan di pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru Jakarta Utara periode Januari-November 2020 mencapai 65.983 ton dengan nilai mencapai Rp 1,3 triliun.

Cuaca ekstrem berdampak pada pendapatan para nelayan di utara Jakarta. Namun meski cuaca buruk, para nelayan tetap berusaha melaut demi penuhi kebutuhan hidup.

Kondisi cuaca yang tak menentu membuat sejumlah nelayan memilih untuk tak melaut karena hasil tangkapan yang tidak sebanding. Namun, sejumlah nelayan lainnya masih ada yang memilih melaut demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk
Foto: Saat Nelayan Curhat Pendapatan Surut Gegara Cuaca Buruk